Ahadtimes.id, Perjalanan panjang yang luar biasa yang dilakukan Fauzan, pesepedah asal Magelang melakukkan track hajinya dengan menggowes sepedah.
Perjuangan Fauzan akhirnya disambut baik pada hari Selasa 7 Juni 2022, bertempat di Kantor KJRI Jeddah, Konjen RI Jeddah menerima kunjungan Pesepeda asal Magelang yang berniat haji dengan menggunakan trasportasi sepeda dari Indonesia menuju Arab Saudi.
Eko Hartono sangat mengapresiasi usaha dan tekad Fauzan dalam mencapai mimpinya dengan cara yang tidak biasa tersebut.
Konjen ikut senang akhirnya Fauzan bisa sampai Saudi dengan selamat dan akan berupaya membantunya untuk bisa mendapatkan tasrih haji demi menggapai cita-citanya untuk bisa melaksanakan ibadah haji.
Muhammad Fauzan, seorang suami dan ayah dari dua anak asal Magelang namun domisili di Kediri, Jawa Timur, mengaku punya tekad kuat untuk berhaji.
Setelah Fauzan lulus dari pesantren Al Madinah, Sleman, dia berusaha untuk ikut seleksi beasiswa Universitas Islam Madinah (dalam rangka mencapai cita-cita berhaji) beberapa kali namun belum berhasil hingga pada bulan November tahun 2021 terbersit ide untuk berhaji menuju Makkah dengan bersepeda.
Selama dua minggu Fauzan berlatih fisik dan juga meyakinkan keluarganya bahwa dia memang punya tekad kuat untuk berangkat haji bersepeda, akhirnya kedua orang tuanya dan istrinya mengizinkannya untuk menjalankan tekadnya tersebut.
Dengan bekal tabungannya yang berjumlah sekitar sepuluh juta, Fauzan pesepedah asal Magelang memulai perjalanan panjang tersebut pada bulan November 2021.
Perjalanan yang panjang itu memang tidak terlalu lancar.
Dalam rangka survive, ayah dua anak tersebut mengaku menjual obat-obatan herbal dan menawarkan jasa bekam kepada orang-orang yang ditemuinya selama perjalanannya. Sempat tertahan dua bulan lebih sebelum memasuki Singapura, selanjutnya awal April pesepeda tersebut dapat akses untuk bisa memasuki Singapura dan melanjutkan perjalanannya hingga melewati Malaysia dan Thailand. Namun ketika sampai di perbatasan Myanmar, Fauzan mendapatkan kepastian bahwa dia tidak diizinkan melintas.
Karena usahanya melanjutkan perjalanan darat tersebut mentok, padahal masa berlaku visanya ke Saudi hanya 3 bulan, akhirnya Fauzan melanjutkan perjalanan via pesawat dan membawa sepedanya. Ketika sampai Riyadh, pemuda asal Magelang tersebut mengunjungi Kedutaan Besar RI di Riyadh.
Selanjutnya melanjutkan perjalanan darat sampai ke Jeddah dan diterima oleh Konsul Jenderal RI Jeddah dan jajarannya. Dengan semangat juangnya tersebut, Fauzan telah menarik perhatian media setempat dan hingga saat ini telah diwawancarai oleh Jeddah Now dan Rotana. (oleh Kementerian Luar Negeri RI )
Kegiatan berhaji dengan bersepedah ini sudah dilakukan diberbagai negara, dikutip dari english.alaraby.co.uk pada tahun 2019, delapan muslim dari Inggris menggowes sepedah mereka menuju tanah Haram.
Pada 7 Mei 2022 lalu https://tribune.com.pk/ mengabarkan seorang muslim asal Afganistan juga melakukan perjalanan hajinya dengan bersepedah.
Suatu kutipan indah dari salah satu pejuang sepedah ini : “Perjalanan itu spiritual, dan terlepas dari kesulitannya, itu tetap menjadi salah satu perjalanan yang paling indah.” (RYu)









