Satu dalam Kebenaran

Advetorial Gema Mulia ASI Center

Advetorial Gema Mulia ASI Center

Berita event Kemanusiaan Palestina Kini

Ribuan Massa Gelar Aksi Bela Palestina di Depan Kedubes AS, Tokoh Lintas Ormas Serukan Hentikan Genosida di Gaza

Jakarta – Ribuan peserta dari berbagai elemen masyarakat, organisasi Islam, lembaga kemanusiaan, mahasiswa, dan komunitas peduli Palestina menggelar Aksi Bela Palestina di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Ahad (14/6/2026). Dalam aksi tersebut, para tokoh nasional menyampaikan pernyataan sikap bersama yang mengecam agresi berkelanjutan terhadap rakyat Palestina serta menyerukan langkah konkret dunia internasional untuk menghentikan krisis kemanusiaan di Gaza.
Aksi yang diinisiasi oleh Kita Palestina tersebut menghadirkan sejumlah tokoh nasional dan internasional, di antaranya Ketua Umum Wahdah Islamiyah sekaligus Ketua MUI Bidang Ukhuwah Islamiyah, Muhammad Zaitun Rasmin, Ketua Umum Al-Irsyad Al-Islamiyyah, Faisol Nasar Bin Madi, tokoh Palestina Ahed Abu Al-Atta, serta perwakilan pemuda dari Himpunan Mahasiswa Islam, Muhammadiyah, dan berbagai organisasi kemasyarakatan Islam lainnya.

Ustadz Zaitun Rasmin bersama awak media di depan panggung orasi aksi bela Palestina.

Dalam orasinya, Ustaz Zaitun Rasmin menegaskan bahwa perjuangan rakyat Palestina bukan hanya isu keagamaan, tetapi juga persoalan kemanusiaan dan keadilan yang menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat dunia.
“Palestina adalah simbol perjuangan melawan penjajahan dan kezaliman. Selama hak-hak rakyat Palestina belum dipulihkan, maka suara solidaritas harus terus dikumandangkan,” tegasnya di hadapan massa aksi.
Ia juga mengajak umat Islam dan masyarakat Indonesia untuk terus memperkuat dukungan moral, diplomatik, serta bantuan kemanusiaan bagi warga Gaza yang hingga kini masih menghadapi blokade, kekurangan pangan, dan serangan militer.

Sepuluh Pernyataan Sikap untuk Palestina
Dalam aksi tersebut, Komite Solidaritas Palestina membacakan sepuluh poin pernyataan sikap yang menjadi sikap bersama peserta aksi. Salah satunya adalah mengutuk segala bentuk agresi, penjajahan, pemboman, dan pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi di Gaza maupun Tepi Barat.
Massa aksi juga mendesak negara-negara yang terlibat dalam proses gencatan senjata untuk memastikan penghentian serangan terhadap warga sipil serta menjamin kelancaran distribusi bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Selain itu, peserta aksi menolak segala bentuk pendudukan dan perluasan wilayah Palestina, mengecam penodaan tempat-tempat suci, serta menyerukan penguatan dukungan internasional terhadap kemerdekaan Palestina.

Tokoh Palestina Serukan Solidaritas Global
Dalam kesempatan yang sama, Syaikh Dr. Ahed Abu Al-Atta menyampaikan apresiasi kepada rakyat Indonesia yang dinilai konsisten mendukung perjuangan Palestina.
Menurutnya, solidaritas yang ditunjukkan masyarakat Indonesia memberikan harapan dan semangat bagi rakyat Palestina yang terus menghadapi penderitaan akibat konflik berkepanjangan.
Ia menegaskan bahwa dukungan internasional sangat dibutuhkan untuk menghentikan krisis kemanusiaan dan mewujudkan kemerdekaan Palestina.

Dukungan Ormas Islam dan Pemuda
Ketua Umum PP Al-Irsyad Al-Islamiyyah, Prof. Dr. Faisol Nasar Bin Madi, M.A., menegaskan pentingnya persatuan umat Islam dan seluruh elemen masyarakat dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan universal.
Sementara itu, perwakilan pemuda dari HMI, Muhammadiyah, dan berbagai organisasi kepemudaan Islam menyatakan komitmennya untuk terus mengawal isu Palestina melalui edukasi publik, advokasi kemanusiaan, dan penguatan gerakan solidaritas di kalangan generasi muda.
Mereka menilai perjuangan Palestina bukan semata isu politik internasional, tetapi juga panggilan moral untuk membela hak-hak rakyat yang mengalami penindasan.

Apresiasi untuk Pemerintah Indonesia
Melalui pernyataan sikap yang dibacakan bersama, peserta aksi juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Indonesia atas dukungannya terhadap perjuangan rakyat Palestina di berbagai forum internasional.
Massa berharap Indonesia terus memainkan peran strategis dalam diplomasi kemanusiaan, memperkuat bantuan kemanusiaan, serta mendorong terwujudnya kemerdekaan Palestina sesuai prinsip-prinsip hukum internasional.
Aksi ditutup dengan doa bersama dan seruan kemanusiaan yang menggema di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat. Ribuan peserta secara serentak menyerukan penghentian genosida, pembukaan akses bantuan kemanusiaan ke Gaza, serta kemerdekaan penuh bagi Palestina.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *