Koalisi Indonesia Bela Baitul Maqdis Mengutuk Tindakan Israel di Masjid Al-Aqsha
Jakarta, 10 Oktober 2023 – Gelombang perjuangan yang dikenal dengan nama “Taufan Al-Aqsa” telah mengejutkan dunia dengan berhasilnya pejuang perlawanan rakyat Palestina dalam melancarkan operasi daring yang berhasil menembus masuk ke dalam kawasan pendudukan Israel. Operasi ini, meskipun meruntuhkan pencitraan kekuatan militer Israel, juga menimbulkan reaksi tajam dari pihak Israel dan pendukungnya.
Dalam sebulan terakhir, sejak perayaan ritual tahun baru Ibrani Yahudi, telah terjadi intimidasi dan kekerasan terhadap jamaah masjid Al-Aqsha. Bahkan, pasukan bersenjata Israel diketahui mengawal praktek ritual Yahudi yang terlarang dilakukan di dalam masjid Al-Aqsha, yang notabene adalah tempat ibadah umat Islam.
Sebagai tempat peristiwa Isra Mi’raj Rasulullah SAW dan kiblat pertama umat Islam, Masjid Al-Aqsha dan kota Al-Quds adalah garis merah dalam perjuangan Palestina dan menjadi simbol penting bagi kaum Muslim di seluruh dunia.
Koalisi Indonesia Bela Baitul Maqdis (KIBBM), bersama dengan organisasi seperti MOI (Majelis Ormas Islam) dan KPIPA (Komite Perempuan Indonesia Peduli Al Aqsha), menyatakan sikap tegas sebagai berikut:
- Memberikan selamat kepada rakyat Palestina atas keberhasilan operasi “Taufan Al Aqsa” dalam menanggapi kejahatan Israel dan pelanggaran pemukim ilegal di Masjid Al-Aqsha dan kota Al-Quds.
- Mengungkapkan rasa duka mendalam dan penghormatan tertinggi atas pengorbanan rakyat Palestina, terutama di Gaza, yang telah bersabar dan berkorban dalam perjuangan ini.
- Menegaskan hak rakyat Palestina untuk melawan penjajah demi meraih kemerdekaan mereka dengan Al-Quds sebagai ibukotanya dan menjaga kehormatan masjid Al-Aqsha.
- Mengingatkan setiap negara yang mementingkan keadilan dan kemanusiaan untuk menjaga dan memenuhi hak-hak asasi rakyat Palestina.
- Menyadarkan kewajiban ummat dan negara-negara Islam di seluruh dunia bahwa kewajiban menjaga masjid Al-Aqsha sebagai bumi peristiwa Isra Mi’raj dan kiblat shalat pertama, adalah kewajiban ummat seluruhnya sesuai kemampuan dan jangkauan masing-masing.
- Menyerukan kepada negara-negara, termasuk Amerika dan negara-negara pendukung Israel, untuk menghentikan sikap double standard dan membela hak rakyat Palestina.
- Mendorong pemerintah Indonesia untuk aktif memberikan advokasi bagi perjuangan kemerdekaan Palestina di forum internasional.
- Mengajak masyarakat Indonesia untuk senantiasa bersiaga, mengikuti perkembangan, dan menangkal opini yang mengkhianati semangat konstitusi untuk melawan penjajahan dengan cakupan media apapun.
- Menyerukan rakyat Indonesia bersama masyarakat internasional untuk memberikan sikap tegas atas penjajahan Israel.
KIBBM bersama MOI dan KPIPA memahami pentingnya solidaritas global dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina. Melalui pernyataan ini, mereka berharap bahwa tekanan internasional akan membantu mencapai perdamaian dan keadilan bagi rakyat Palestina.









