Kapal Madleen Tantang Blokade Israel: Misi Freedom Flotilla Menuju Gaza
Sisilia, Italia – Kapal Madleen, yang tergabung dalam Freedom Flotilla Coalition (FFC), berlayar menuju Gaza dengan misi menembus blokade Israel dan mengirimkan bantuan kemanusiaan. Kapal ini membawa beras, susu formula bayi, peralatan medis, penyaring air, serta prostetik untuk anak-anak korban serangan.
Kapal Madleen adalah kapal sipil yang digunakan oleh Freedom Flotilla Coalition untuk mengangkut bantuan kemanusiaan ke Gaza. Kapal ini berangkat dari Catania, Sisilia, Italia, pada 1 Juni 2025.

Jenis Kapal
Madleen merupakan kapal kargo kecil yang telah dimodifikasi untuk membawa persediaan medis, makanan, dan perlengkapan sanitasi. Kapal ini tidak memiliki persenjataan dan seluruh awaknya telah dilatih dalam praktik non-kekerasan.
Jarak Tempuh
Perjalanan dari Sisilia ke Gaza diperkirakan menempuh jarak sekitar 2.000 kilometer (1.250 mil). Jika tidak ada hambatan, perjalanan ini seharusnya memakan waktu sekitar tujuh hari.
Dengan 12 aktivis internasional di dalamnya, termasuk Greta Thunberg dan Rima Hassan, kapal Madleen bertolak dari Catania, Italia, pada 6 Juni 2025. Saat ini, kapal telah memasuki perairan Mesir, namun menghadapi pemantauan ketat dari drone militer Israel. Ada indikasi bahwa kapal ini dapat dicegat sebelum mencapai tujuan.
Global March to Gaza, sebuah gerakan solidaritas internasional, turut mendukung aksi ini. Mereka berharap dunia segera bersuara agar bantuan kemanusiaan bisa sampai ke Gaza tanpa intervensi militer.
Situasi ini terus berkembang, dan dunia menantikan apakah kapal Madleen berhasil menembus blokade yang telah berlangsung sejak 2007.








