Satu dalam Kebenaran

Advetorial Gema Mulia ASI Center

Advetorial Gema Mulia ASI Center

Berita event

Wamendes Dorong Wahdah Islamiyah Bangun Pesantren Tahfiz Yatim dan Dhuafa di Desa

JAKARTA — Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT) Ahmad Riza Patria mendorong Wahdah Islamiyah menjadi pelopor pembangunan pesantren tahfiz Al-Qur’an bagi anak yatim, piatu, dan dhuafa di wilayah pedesaan serta pesisir.


Dorongan tersebut disampaikan Riza saat menghadiri Soft Opening Muktamar V Wahdah Islamiyah di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur. Dalam agenda bertajuk Ceramah Kebangsaan “Dari Desa Menuju Indonesia Berkah”, Riza menilai Wahdah Islamiyah memiliki jaringan dakwah yang kuat hingga tingkat akar rumput.
Menurut Riza, penguatan pendidikan berbasis Al-Qur’an dapat menjadi salah satu fondasi penting dalam pembangunan masyarakat desa. Karena itu, pendidikan tahfiz diharapkan tidak hanya berkembang di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau daerah pelosok.
“Jika kita ingin membangun dan memajukan desa, hendaklah kita awali dari membaca, menghafal, dan melaksanakan ajaran Al-Qur’an,” ujar Riza di hadapan peserta muktamar.
Pemerintah Dorong Kolaborasi Pembangunan Pesantren
Riza mengatakan pemerintah siap mendorong kolaborasi dengan masyarakat dan dunia usaha untuk mendukung pembangunan sarana pendidikan keagamaan.
Menurutnya, penyediaan lahan dapat menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah, sementara pembangunan pesantren dapat melibatkan partisipasi masyarakat dan kalangan pengusaha.
Ia secara khusus berharap Wahdah Islamiyah mengambil peran sebagai penggerak pembangunan pesantren tahfiz yang diperuntukkan bagi anak yatim dan dhuafa.
“Saya berharap Wahdah Islamiyah menjadi pelopor terdepan untuk meyakinkan seluruh pejabat, pengusaha, dan tokoh warga di Indonesia dalam mewujudkan pesantren tahfiz khusus yatim dan dhuafa,” katanya.
Pendidikan Al-Qur’an dan Keterampilan untuk Memutus Kemiskinan
Riza menilai pendidikan yang memadukan hafalan Al-Qur’an dengan keterampilan hidup dapat membuka peluang lebih besar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperbaiki kondisi sosial dan ekonomi mereka.
Program tersebut, menurutnya, dapat menjadi bagian dari upaya memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
Anak-anak dari keluarga kurang mampu di wilayah pedesaan diharapkan mendapatkan akses pendidikan dan keterampilan yang memadai. Dengan demikian, mereka memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan taraf hidup sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan bangsa.
Pendekatan tersebut menempatkan pesantren bukan hanya sebagai lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter dan keterampilan bagi generasi muda di daerah.
Tamsil Linrung Sambut Ajakan Kolaborasi
Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung yang turut menghadiri kegiatan tersebut menyatakan kesiapan kader Wahdah Islamiyah untuk menyambut ajakan kolaborasi.
Ia menilai sinergi antara gerakan dakwah, pendidikan Al-Qur’an, dan dukungan pemerintah dapat memperkuat upaya pemerataan kesejahteraan masyarakat.
Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan dapat memperluas akses pendidikan bagi kelompok masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan, khususnya anak yatim, piatu, dan dhuafa di wilayah pedesaan serta pesisir.
Muktamar V Diikuti Lebih dari 2.500 Peserta
Muktamar V Wahdah Islamiyah diikuti lebih dari 2.500 muktamirin dan pendamping yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
Muktamar mengusung tema “Memantapkan Persatuan dan Kolaborasi Menuju Indonesia Berkah”.
Dorongan pembangunan pesantren tahfiz di wilayah pedesaan dan pesisir menjadi salah satu gagasan kolaborasi yang mempertemukan agenda dakwah, pendidikan Al-Qur’an, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan desa.
Jika direalisasikan secara luas, pesantren tahfiz berbasis pemberdayaan tersebut diharapkan tidak hanya melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an, tetapi juga generasi yang memiliki keterampilan dan kemandirian untuk berkontribusi bagi masyarakat dan pembangunan Indonesia.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *