Ahadtimes.id, Bekasi – Presiden RI Prabowo Subianto meninjau langsung para korban kecelakaan kereta api yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line rute Cikarang, saat mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bekasi pada Selasa (28/4/2026) pagi.
Presiden tiba di lokasi sekitar pukul 08.38 WIB didampingi sejumlah pejabat, sebagai bentuk perhatian langsung pemerintah pusat terhadap korban insiden yang mengejutkan masyarakat tersebut.

Dalam keterangannya, Prabowo mengaku prihatin atas kejadian kecelakaan yang terjadi dan memastikan pemerintah akan segera melakukan investigasi menyeluruh.
“Ya, saya hari ini datang ke rumah sakit Bekasi. Tentunya kita semua prihatin, kaget dengan kecelakaan yang telah terjadi. Pemerintah segera akan mengadakan investigasi untuk mengetahui penyebabnya,” ujar Prabowo.
BACA JUGA : Wali Kota Bekasi Sambut Prabowo di RSUD, Pastikan Penanganan Korban Kecelakaan Kereta Berjalan Optimal
Selain investigasi, Presiden juga menyoroti persoalan banyaknya perlintasan kereta api yang belum memiliki penjagaan memadai. Ia menilai kondisi tersebut menjadi salah satu faktor risiko yang harus segera dibenahi.
Sebagai langkah konkret, Prabowo menyatakan telah menyetujui pembangunan flyover di wilayah Bekasi guna mengurangi potensi kecelakaan di perlintasan sebidang.
“Pemerintah daerah Bekasi telah mengajukan pembangunan flyover, dan saya sudah setujui. Ini akan segera dibangun sebagai bantuan Presiden,” tegasnya.

Lebih lanjut, Presiden mengungkapkan bahwa terdapat sekitar 1.800 titik perlintasan serupa di Pulau Jawa yang dinilai berbahaya dan perlu penanganan serius. Pemerintah, kata dia, telah menyiapkan anggaran besar untuk melakukan perbaikan secara bertahap.
“Kita perkirakan hampir Rp4 triliun untuk memperbaiki lintasan-lintasan ini. Demi keselamatan masyarakat, ini harus kita lakukan sekarang,” tambahnya.
Terkait kondisi korban, Prabowo menyebut sebagian besar telah mendapatkan penanganan medis yang baik. Dari total korban, sebagian sudah diperbolehkan pulang, sementara sisanya masih menjalani perawatan.
Ia juga memastikan bahwa pemerintah akan memberikan kompensasi kepada para korban sebagai bentuk tanggung jawab negara.
“Kompensasi nanti pasti ada, semuanya akan diurus,” pungkas Prabowo.
Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan keselamatan transportasi publik, khususnya perkeretaapian, yang selama ini menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat di wilayah padat seperti Jabodetabek









