Laznas Dewan Dakwah Luncurkan ZPlus, Super App Pengelolaan Zakat Profesional di Era Digital
Jakarta – Dalam upaya memperkuat ekosistem pengelolaan zakat yang profesional, Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Dewan Dakwah meluncurkan ZPlus, sebuah super app berbasis digital, di Gedung Menara Dakwah, Jakarta, Rabu (7/5/2025).

Direktur Eksekutif Laznas Dewan Dakwah, Tjaturadi Walujo Badrudin, menjelaskan bahwa ZPlus bukan sekadar platform digital, tetapi sebuah terobosan untuk menjawab tantangan zaman dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF).
“ZPlus hadir untuk menghubungkan muzaki, mustahik, amil, dai, relawan, hingga masjid dalam satu ekosistem digital yang terpadu,” ujar Tjaturadi di hadapan para wartawan.
Dengan sistem yang mendukung multi cabang (multi branch), pengguna tak terbatas (unlimited user), hingga integrasi real-time dan pelaporan cepat (quick report), ZPlus diyakini dapat menjadi fondasi menuju era keemasan tata kelola zakat yang modern dan transparan.
Lebih dari sekadar aplikasi penghimpun dana, ZPlus dilengkapi berbagai fitur pendukung manajemen seperti pencatatan penyaluran dana, penyusunan laporan keuangan sesuai standar akuntansi syariah (PSAK 409), manajemen SDM, pengelolaan aset, pelaporan gratifikasi, hingga fitur inovatif “Kencleng Masjid Digital”.
“ZPlus dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan integrasi operasional lembaga amil zakat agar lebih akuntabel dan profesional,” tambah Tjaturadi.
Apresiasi dari BAZNAS dan YBM PLN
Peluncuran ZPlus turut mendapat apresiasi dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia. Kepala Divisi Pengumpulan Digital Baznas, Fahrudin, menyebut aplikasi ini sebagai solusi yang membawa keamanan, kemudahan, dan kenyamanan bagi semua pihak terkait, termasuk dai dan stakeholder lainnya.
“ZPlus adalah terobosan yang patut disebarluaskan kepada masyarakat. Ini peluang besar bagi Laznas Dewan Dakwah untuk meningkatkan pelayanan dan edukasi,” ujar Fahrudin.
Senada dengan itu, Salman Alfarisi, Deputi Direktur Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN, menilai kehadiran ZPlus akan semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap Laznas Dewan Dakwah yang selama ini telah menunjukkan integritas dalam pelaporan dan pengelolaan dana dakwah.
“Tanpa aplikasi saja laporan dari dai di pedalaman sudah bisa kami akses. Kini, dengan ZPlus, pelaporan akan lebih cepat dan real-time,” jelas Salman.
Acara peluncuran juga dihadiri oleh tokoh-tokoh Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia seperti Ustaz Drs. Avid Solihin, M.M. dan Dr. Dwi Budiman Assiroji, serta para donatur dan mitra strategis Laznas Dewan Dakwah.
Dengan peluncuran ZPlus, Laznas Dewan Dakwah menandai langkah besar dalam menghadirkan inovasi digital untuk pengelolaan zakat yang lebih profesional, transparan, dan terpercaya di Indonesia.









