Satu dalam Kebenaran

Advetorial Gema Mulia ASI Center

Advetorial Gema Mulia ASI Center

Berita event info haji dan umroh Pendidikan Tadabbur Quran Tokoh

Abi Dodi Ajak Umat Ikuti Kajian Kecerdasan Haji dan Umroh: “Al-Hajj 78 Ayat sebagai Tiket Haji Tahun Depan”

Ahadtimes.id, Jakarta — Menunaikan ibadah haji dan umrah tidak hanya membutuhkan kesiapan fisik dan materi, tetapi juga kesiapan hati, pikiran, serta pemahaman terhadap petunjuk Allah. Karena itu, Prof. (HC) Dodi Harsono Rusli Effendi atau yang akrab disapa Abi Dodi, Founder dan Pembina ASI Center, mengajak masyarakat Muslim mengikuti kajian Kecerdasan Haji dan Umroh (Hujjatul Haq).
Ajakan tersebut disampaikan Abi Dodi melalui sebuah video yang memperkenalkan program kajian yang akan membedah Surah Al-Hajj, surah ke-22 dalam Al-Qur’an yang terdiri dari 78 ayat.

Poster Ajakan Kajian Kecerdasan Haji dan Umroh, Kajian Tadabbur Quran, Membedah 78 ayat dalam surat Ke 22, Al Hajj.

Abi Dodi menawarkan pendekatan kajian yang tidak sekadar membahas tata cara ibadah haji dan umrah, tetapi mengajak peserta mengasah kecerdasan hati dan pikiran melalui tadabbur ayat-ayat Al-Qur’an.
“Haji umrah, haji hadiah jiwa. Umrah untuk menghapal hidup Allah. Jiwa kita perlu diasah dengan kecerdasan haji, kecerdasan umrah untuk menghapal hidup Allah dan ikuti semua peraturannya,” ujar Abi Dodi dalam video ajakannya.

Membedah 78 Ayat Surah Al-Hajj
Menurut Abi Dodi, program tersebut akan mengupas 78 ayat Surah Al-Hajj secara bertahap. Kajian dirancang berlangsung sekitar tiga bulan atau kurang lebih 90 hari.
Setiap ayat akan dikaji secara mendalam sehingga peserta diharapkan tidak hanya mengetahui informasi mengenai haji, tetapi mampu menangkap pesan-pesan Al-Qur’an yang berkaitan dengan perjalanan spiritual manusia.
“Karena kita mengupas surat ke-22, 78 ayat, berkisar 78 hari. Satu hari dikupas dua kali. Insyaallah 78 ayat, lebih kurang katakan 90 hari kita buat, tiga bulan,” jelasnya.
Program tersebut akan diselenggarakan secara online, sekaligus direncanakan memiliki pertemuan offline di kawasan Jabodetabek.
Abi Dodi menyebut kegiatan offline direncanakan berlangsung dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB, dengan lokasi yang masih dipersiapkan di titik tengah kawasan Jabodetabek.

Membangun Kesungguhan Sebelum Berangkat ke Tanah Suci
Salah satu pesan kuat Abi Dodi adalah pentingnya kesungguhan dalam mengikuti proses pembelajaran.
Ia mengajak peserta membangun kebiasaan disiplin melalui konsep 5D: Datang, Duduk, Diam, Dengar, Dapat.
“Kekuatan kita ada pada kesungguh-sungguhan. 5D: datang, duduk, diam, dengar, dapat,” katanya.
Menurutnya, konsep tersebut berlaku baik bagi peserta yang mengikuti kajian melalui Zoom maupun secara langsung.
“Bila kau datang di Zoom-nya, di offline-nya, kau duduk, datang, duduk, diam, kau dengar, dan kau dapat. 5D, kau akan menemukan sesuatu yang istimewa,” ujar Abi Dodi.
Peserta juga diajak mengikuti aturan yang ditetapkan selama proses kajian sebagai bagian dari latihan kesungguhan dan kedisiplinan.

Memahami Makna Haji dari Al-Qur’an
Abi Dodi kemudian mengaitkan kajian tersebut dengan Surah Al-Baqarah ayat 197 yang berbicara mengenai pelaksanaan ibadah haji.
Dalam penjelasannya, ia menekankan pentingnya menjaga diri dari perilaku yang tidak sesuai dengan ketentuan selama menjalankan ibadah haji.
Bagi Abi Dodi, aturan dalam ibadah bukan sekadar formalitas. Kepatuhan terhadap aturan menjadi bagian dari proses membentuk kualitas pribadi seorang Muslim.
Ia juga mengajak peserta memahami bagaimana memperoleh haji yang mabrur dan umrah yang mabrur melalui proses pembelajaran yang sungguh-sungguh.

 

Baca Juga : Makna Maulid Nabi Bukan Sekadar Perayaan, Abi Dodi: “Al-Qur’an Harus Lahir dalam Diri

Kajian sebagai Persiapan Spiritual
Program Kecerdasan Haji dan Umroh juga diarahkan sebagai sarana mempersiapkan diri bagi masyarakat yang memiliki keinginan menunaikan haji maupun umrah.
Abi Dodi mengakui bahwa sebagian masyarakat harus menunggu antrean haji selama bertahun-tahun. Namun, menurutnya, masa menunggu tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan iman dan memperdalam pemahaman Al-Qur’an.
“Kalau menunggu antrian puluhan tahun, bahkan kita menabung jutaan, tingkatkan iman Islam dengan Al-Qur’an agar sifat, pikiran, ucapan… Al-Qur’an,” tuturnya.
Karena itu, ia mengajak masyarakat menjadikan pembelajaran Surah Al-Hajj sebagai bagian dari persiapan spiritual sebelum memperoleh kesempatan berangkat ke Tanah Suci.

“Muliakan Hatimu, Cerdaskan Otak”

Dalam video tersebut, Abi Dodi juga menyampaikan pendekatan khas program yang menghubungkan kemuliaan hati dengan kecerdasan otak.

Lihat Video : SUDAH RINDU BAITULLAAH ? TAHAN DULU KANGENNYA

Ia mengibaratkan Makkah sebagai tempat yang mulia dan menghubungkannya dengan kemuliaan hati, sementara Madinah yang dikenal dengan sebutan Al-Madinah Al-Munawwarah dikaitkan dengan kecemerlangan pikiran.

Tangkap Layar Salah Satu Sesi Kajian Daring Kecerdasan Haji – Umroh Yang Disampaikan Oleh Abi Dodi, Peserta Diwajibkan Mengenakan Seragam Putih-Putih, Sebagai Bentuk Khidmat Dalam Menuntut Ilmu.

Dari perspektif tersebut, kajian Kecerdasan Haji dan Umroh diarahkan untuk membangun dua sisi sekaligus: memuliakan hati dan mencerdaskan pikiran.
“Muliakan hatimu, cerdaskan otak,” pesan Abi Dodi.

Haji sebagai Perjalanan Memahami Allah
Lebih jauh, Abi Dodi menekankan bahwa pembelajaran haji dan umrah harus membawa manusia semakin mengenal Allah.
Ia mengajak umat tidak sekadar mempersiapkan perjalanan fisik menuju Tanah Suci, tetapi juga melakukan perjalanan batin melalui Al-Qur’an.
Karena itu, Surah Al-Hajj dipilih sebagai salah satu pintu untuk memahami makna haji secara lebih luas.
“Kita kaji Al-Hajj 78 ayat sebagai tiket untuk haji tahun depan insyaallah, dan umrah di tahun ini insyaallah, dengan cara Allah.”
Pernyataan tersebut menjadi ajakan sekaligus motivasi agar masyarakat mulai mempersiapkan diri sejak sekarang, baik secara spiritual maupun intelektual.

Segera Bersiap Mengikuti Kecerdasan Haji dan Umroh
Melalui program Kecerdasan Haji dan Umroh (Hujjatul Haq), Abi Dodi mengajak umat menjadikan Al-Qur’an sebagai bagian utama dalam mempersiapkan perjalanan menuju Baitullah.
Kajian tersebut tidak hanya diarahkan kepada mereka yang sudah mendapatkan kepastian keberangkatan, tetapi juga kepada siapa saja yang memiliki kerinduan untuk menunaikan haji dan umrah.
Pesan akhirnya sederhana: jangan hanya menunggu panggilan Allah, tetapi persiapkan diri untuk menjawab panggilan tersebut dengan kesungguhan.
Dengan membedah 78 ayat Surah Al-Hajj, peserta diharapkan mampu membangun pemahaman yang lebih mendalam mengenai haji, mengasah hati dan pikiran, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.
“Mari sama-sama. Tunggu tanggal mainnya online, tapi juga ada offline. Segera daftarkan dirimu,” ajak Abi Dodi.

Informasi dan Kerjasama Kajian : Admin HujjatulHaq +62 811-1009-9599

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *