Alwin Arifin: Kisah Inspiratif Pemilik Pizza Hut Indonesia yang Bangkit dari Tantangan
Baca Juga :
Pizza Hut, dari Toko Kecil hingga Jaringan Global
Babe Haikal Klarifikasi Dukungan PizzaHut Indonesia Terhadap Palestina dan Isu Boikot
Pizza Hut di Indonesia: Perjalanan Panjang dan Sukses
Pizza Hut tiba di Indonesia pada 1984 di Djakarta Theater, di bawah manajemen PT Sarimelati Kencana Tbk. Setelah 20 tahun, perusahaan ini diakuisisi oleh PT Sriboga Raturaya pada 2004. Di balik kesuksesan Pizza Hut di Indonesia, ada sosok Alwin Arifin, pemilik Daniprisma Group dan direktur utama PT Sriboga Raturaya.
Alwin Arifin, anak dari Bustanil Arifin, telah membawa Pizza Hut Indonesia ke puncak kesuksesan. Dia bukan hanya pemilik Pizza Hut, tetapi juga pemegang merek restoran terkenal lainnya seperti Marugame. Dengan kepemimpinan Alwin, Pizza Hut Indonesia melebarkan sayap dengan menghadirkan layanan pesan antar dan bawa pulang, Pizza Hut Delivery (PHD).
Alwin Arifin memulai karirnya di bidang drilling minyak pada 1986, namun beralih ke bisnis tepung terigu Bogasari. Setelah sukses, Alwin membentuk Daniprisma Group, yang juga menguasai PT Sriboga Raturaya. Keputusannya membeli Pizza Hut pada 2004 menjadi tonggak penting, terlebih saat krisis moneter.
PZZA: Sarimelati Kencana Goes Public
Dengan kode saham PZZA, PT Sarimelati Kencana Tbk resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada 23 Mei 2018. Melalui penawaran umum perdana (IPO), Alwin Arifin berhasil mengumpulkan dana signifikan. Saat ini, perusahaan ini tetap menjadi pemimpin di industri kuliner Indonesia. ( sumber : entrepreneur.bisnis.com )


![Alwin Arifin membeli merek Pizza Hut Indonesia, dan merupakan pemilik PT Sriboga Raturaya yang terbagi menjadi Wheat Flour Mill, restoran, dan manufaktur bahan makanan[2][4]. Sejak 1995, ia menjabat sebagai Direktur Utama PT Sriboga Flour Mill[](https://ahadtimes.id/wp-content/uploads/2024/01/FotoArtikelAhadTime02-1.jpg)






