Bekasi, 19 Maret 2025 – Komunitas pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Bekasi kembali menggelar aksi sosial dengan menyantuni anak yatim dan dhuafa dalam acara Santunan Yatim Dhuafa & Buka Puasa Bersama yang berlangsung di Warung Sambal Bakar Juanda, Bekasi. Acara ini sekaligus menjadi ajang sosialisasi Kelompok Mentoring Bisnis (KMB) 8.2 serta peluncuran program inovatif “Dhuafa Jadi Pengusaha.”

Ketua TDA Bekasi 8.0, Qudsy Ainul Fawaid, menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk mengangkat kaum dhuafa agar mandiri secara ekonomi dengan cara berwirausaha. “Kita bekerja sama dengan UCare untuk membangun pengusaha dari mereka yang sebelumnya adalah dhuafa. Harapannya, mereka tidak lagi hanya menjadi penerima zakat, tetapi juga bisa memiliki penghasilan yang produktif dan bahkan membuka lapangan kerja baru,” ujarnya.
Program “Dhuafa Jadi Pengusaha” sudah mulai berjalan dan menunjukkan hasil positif. Salah satu peserta program ini berhasil memperoleh penghasilan hingga Rp300.000 per hari setelah dua bulan menjalani usaha. “Kami ingin TDA Bekasi menjadi katalisator dalam menetas kemiskinan, mengubah penerima hibah menjadi pelaku usaha yang mandiri,” tambahnya.

Mentoring Bisnis KMB 8.2
Selain program pemberdayaan dhuafa, acara ini juga menjadi ajang sosialisasi Kelompok Mentoring Bisnis (KMB) 8.2. Program ini memberikan pendampingan intensif selama enam bulan kepada para peserta yang ingin memperkuat bisnis mereka.
“Di KMB, peserta akan mendapatkan mentoring dari seorang mentor dan tergabung dalam kelompok kecil berisi enam orang. Selama enam bulan, mereka akan membahas tantangan bisnis, mencari solusi, dan meningkatkan kapasitas usaha mereka,” jelas Qudsy. Pendaftaran program ini terbuka bagi siapa saja yang berkomitmen untuk hadir secara konsisten dan mengikuti pelatihan bisnis.
Ketua TDA Peduli Bekasi, Suhendar, menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar anggota komunitas pengusaha. “Selain berbagi dengan anak yatim, acara ini juga menjadi ajang kontribusi bagi para pengusaha TDA untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” tuturnya. Tahun ini, santunan diberikan kepada 90 anak yatim dan dhuafa dari wilayah Bekasi. Tahun ini, santunan diberikan oleh TDA Bekasi atas kolaborasi dengan Rumah Qur’an Pesantren Enterpreneur – Bekasi dan Pondok Sedekah Indonesia sebanyak 90 Paket untuk Anak Yatim & Dhuafa yg berdomisili di Sekitar Wilayah Bekasi

Dukungan Mitra untuk Keberlanjutan Program
Acara ini turut didukung oleh berbagai mitra, Rumah Quran Pesantren Entrepreuneur, Pondok Sedekah Indonesia, yang dihadiri oleh Direkturnya langsung, Ustadz Dedy Saputra, serta Fadlan, Manager Program UCare. Kehadiran mereka memperkuat sinergi antara komunitas pengusaha dan lembaga filantropi dalam membangun ekosistem bisnis yang inklusif.
Dengan adanya program-program seperti ini, TDA Bekasi berharap semakin banyak dhuafa yang dapat berdaya secara ekonomi dan bertransformasi menjadi pengusaha mandiri. Bagi masyarakat yang ingin ikut serta atau mendukung program ini, dapat menghubungi komunitas TDA Bekasi melalui kanal resminya.









