Bencana di Sumatera Utara: 34 Tewas, 52 Hilang Akibat Banjir Bandang dan Longsor
Sumatera Utara kembali diguncang bencana alam besar. Dalam kurun waktu 24–26 November 2025, tercatat 148 kejadian bencana di 12 kabupaten/kota. Dampak paling parah terjadi di Batang Toru, Tapanuli Selatan, dan Humbang Hasundutan.
Data resmi menyebutkan 34 orang meninggal dunia dan 52 orang masih hilang. Ratusan warga terdampak, termasuk korban luka-luka dan pengungsi. Banjir bandang di Humbang Hasundutan menewaskan 2 orang, melukai 4, dan 5 lainnya masih dalam pencarian.
Statemen Pihak Terkait
Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, menyatakan: “Kami telah menurunkan lebih dari 1.030 personel, termasuk Brimob dan SAR, untuk melakukan evakuasi, pencarian korban hilang, serta membuka akses jalan yang terputus. Cuaca ekstrem memang menjadi tantangan, namun kami berkomitmen untuk menyelamatkan warga secepat mungkin.”
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut menegaskan bahwa curah hujan ekstrem menjadi faktor utama pemicu banjir bandang dan longsor. BPBD juga mengimbau masyarakat di daerah rawan agar tetap waspada dan siap melakukan evakuasi mandiri bila diperlukan. (Diolah dari berbagai sumber)









