BPJPH dan Bank Indonesia Kolaborasi Perkuat Digitalisasi Layanan Jaminan Produk Halal melalui Halal Traceability
Jakarta – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) bersama Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) Bank Indonesia (BI) memperkuat koordinasi dalam upaya digitalisasi layanan Jaminan Produk Halal (JPH). Audiensi DEKS BI di kantor BPJPH, Jl Raya Pondok Gede, Jakarta Timur, pada Rabu (6/11/2024) menjadi langkah strategis dalam mewujudkan Halal Traceability, sebuah inovasi ketertelusuran di ekosistem halal Indonesia.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh delegasi DEKS BI yang dipimpin oleh Kepala DEKS BI, Imam Hartono, dan diterima langsung oleh Kepala BPJPH Haikal Hasan, didampingi Wakil Kepala BPJPH Afriansyah Noor, serta Sekretaris Utama Muhammad Aqil Irham.
Haikal Hasan menyatakan bahwa BPJPH sangat menyambut baik sinergi dengan DEKS BI, yang menurutnya merupakan upaya penting untuk mengakselerasi sertifikasi halal melalui Halal Traceability. “Sinergi ini penting untuk segera diwujudkan, karena ini menjadi salah satu upaya perlindungan kepada masyarakat,” ujar Haikal Hasan. Dengan adanya sistem Halal Traceability, proses bisnis layanan sertifikasi halal akan berjalan lebih efektif dan transparan.
Sementara itu, Imam Hartono menekankan bahwa Halal Traceability adalah langkah esensial dalam mendukung layanan sertifikasi halal. “Kami akan terus berkolaborasi dengan seluruh stakeholder untuk bersama-sama mensukseskan implementasi dari Halal Traceability ini,” katanya.
BPJPH dan DEKS BI kini tengah mempersiapkan rencana implementasi Halal Traceability sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini. Kolaborasi antara BPJPH dan Bank Indonesia dalam penguatan layanan sertifikasi halal sebelumnya juga meliputi pembentukan halal center, fasilitasi sertifikasi halal, dan pengembangan aplikasi Sihalal, yang semuanya mendukung ekosistem layanan halal di Indonesia.
Melalui digitalisasi layanan dan sinergi berbagai pihak, diharapkan Indonesia mampu memperkuat ekosistem halal nasional dan memberikan perlindungan yang optimal bagi konsumen.









