Satu dalam Kebenaran

Advetorial Gema Mulia ASI Center

Advetorial Gema Mulia ASI Center

Berita event

IKAD UIJ Gelar Raker Perdana, Fokus Perkuat Sinergi Alumni dan Kontribusi bagi Umat

JAKARTA — Ikatan Alumni Doktor Universitas Islam Jakarta (IKAD UIJ) menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) ke-1 di kawasan Matraman, Jakarta Timur, Ahad (20/9/2026).

Raker perdana tersebut mengusung tema “Menguatkan Ukhuwah, Menebar Manfaat untuk Umat dan Peradaban”. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya para alumni doktor UIJ memperkuat organisasi sekaligus merumuskan kontribusi bagi pengembangan almamater dan masyarakat.

Ketua IKAD UIJ, Dr. Kheriawan, menjelaskan bahwa wadah alumni doktor tersebut dibentuk melalui proses musyawarah sejak Oktober 2025. Dalam perkembangannya, struktur kepengurusan IKAD UIJ diperkuat dengan lima departemen utama.

Kelima departemen tersebut meliputi Departemen Pengembangan SDM, Organisasi, dan Kerja Sama; Departemen Teknologi, Media, dan Informasi; Departemen Sosial dan Pengabdian Masyarakat; Departemen Dakwah, Pendidikan, dan Pengembangan Intelektual; serta Departemen Kewirausahaan dan Pemberdayaan Ekonomi.

Fokus pada Program Realistis dan Penguatan Alumni

Kheriawan menegaskan, raker perdana menjadi momentum untuk memperkuat struktur organisasi sekaligus menunaikan amanah kepengurusan.

Pada periode pertama, IKAD UIJ memilih untuk menyusun program kerja yang realistis dan taktis, dengan fokus pada kebutuhan internal alumni dan almamater.

“Di periode pertama, tidak perlu menyusun program yang muluk-muluk, tidak perlu banyak anggaran, dan sebagainya, tetapi lebih banyak kumpul-kumpul dulu, men-support adik-adik kelas kita yang belum selesai. Ini sebagai bentuk terima kasih dan syukur,” ujar Kheriawan.

Menurutnya, penguatan hubungan antarsesama alumni menjadi salah satu fondasi awal sebelum organisasi mengembangkan program yang lebih luas.

Dekan FAI UIJ Dorong Kolaborasi Riset

Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) UIJ, Dr. Syahrullah, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan raker tersebut. Ia menilai tema yang diangkat memiliki relevansi strategis bagi keberadaan organisasi alumni doktor.

Menurut Syahrullah, pertemuan para doktor UIJ tidak semata-mata menjadi agenda rutin organisasi, tetapi dapat menjadi momentum untuk menyatukan gagasan serta menyelaraskan berbagai hasil riset yang telah dihasilkan para alumni.

Ia mengingatkan bahwa berhimpunnya para doktor membawa tanggung jawab moral dan intelektual yang perlu diterjemahkan dalam bentuk kontribusi konkret.

Syahrullah menyampaikan tiga fokus yang perlu ditindaklanjuti IKAD UIJ.

Pertama, membangun sinergi dan kolaborasi riset antara alumni dan kampus sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Kedua, memberikan kontribusi pemikiran melalui rekomendasi kebijakan strategis bagi pemerintah, akademisi, dan umat.

Ketiga, melahirkan aksi nyata berbasis teori akademik yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat, sekaligus merangkul alumni jenjang S1 dan S2 untuk meningkatkan kapasitas diri.

“Kedua, memberikan kontribusi pemikiran berupa rekomendasi kebijakan strategis bagi pemerintah, akademisi, dan umat. Ketiga, melahirkan aksi nyata berbasis teori akademik yang berdampak langsung pada masyarakat, sembari tetap merangkul alumni jenjang S1 dan S2 untuk meningkatkan kapasitas diri,” ujarnya.

Gagasan Akademik Dibawa ke Ruang Digital

Penguatan peran teknologi dan media juga menjadi perhatian dalam struktur IKAD UIJ.

Ketua Departemen Teknologi, Media, dan Informasi IKAD UIJ, Dr. Muhammad Nizom, mengatakan penguasaan media dan teknologi digital penting untuk memperluas jangkauan pemikiran serta hasil riset para alumni doktor.

Menurut Nizom, departemennya akan mengoptimalkan saluran media digital untuk mentransformasikan narasi akademik menjadi materi edukasi publik yang lebih mudah dipahami dan diakses masyarakat.

“Kami di Departemen Teknologi, Media, dan Informasi berkomitmen menjadikan media digital bukan hanya sebagai sarana publikasi, tetapi sebagai jembatan yang menghubungkan gagasan akademik para doktor dengan kebutuhan riil masyarakat,” tegas Nizom.

Pemanfaatan media digital tersebut diharapkan dapat membuat hasil kerja intelektual alumni tidak berhenti di ruang akademik, tetapi dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan pengetahuan dan perspektif berbasis riset.

Dari Ukhuwah Menuju Kontribusi

Raker ke-1 IKAD UIJ menjadi pijakan awal bagi organisasi alumni doktor tersebut untuk mengonsolidasikan potensi yang dimiliki para anggotanya.

Dengan lima departemen yang mencakup pengembangan SDM dan organisasi, teknologi dan media, sosial, dakwah dan pendidikan, hingga kewirausahaan, IKAD UIJ diarahkan untuk membangun ruang kolaborasi yang menghubungkan kapasitas akademik alumni dengan kebutuhan kampus dan masyarakat.

Semangat tersebut sejalan dengan tema raker, “Menguatkan Ukhuwah, Menebar Manfaat untuk Umat dan Peradaban.”

Melalui penguatan ukhuwah, kolaborasi riset, publikasi gagasan, dan aksi pengabdian, IKAD UIJ diharapkan dapat menghadirkan karya nyata yang memberi manfaat bagi almamater, umat, dan masyarakat luas.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *