Satu dalam Kebenaran

Advetorial Gema Mulia ASI Center

Advetorial Gema Mulia ASI Center

Dari kiri ke kanan : Ustadz Fadlan Garamatan, KH. Bachtiar Nasir, Azami Syauqi ( salah satu pemain film GAZA), Eric Yusuf ( Produser Film Gaza )
Berita event Kemanusiaan Palestina Kini

KH. Bachtiar Nasir Ajak Indonesia Aktif Dukung Global March Bela Palestina

Ahadtimes.id, Depok – Ulama kharismatik KH. Bachtiar Nasir menyerukan dukungan aktif Indonesia dalam gerakan Global March untuk membela Palestina. Seruan ini disampaikannya dalam konferensi pers yang digelar di CDV D’Mall, Depok, pada siang tadi (14/6/2025), menjelang pelaksanaan Aksi Bela Palestina yang dijadwalkan berlangsung pada Ahad, 15 Juni 2025, serta aksi besar pekan depan pada 21 atau 22 Juni.

Dari kiri ke kanan : Ustadz Fadlan Garamatan, KH. Bachtiar Nasir, Azami Syauqi ( salah satu pemain film GAZA), Eric Yusuf ( Produser Film Gaza )
Dari kiri ke kanan : Ustadz Fadlan Garamatan, KH. Bachtiar Nasir, Azami Syauqi ( salah satu pemain film GAZA), Eric Yusuf ( Produser Film Gaza )

Dalam pernyataannya, KH. Bachtiar Nasir mengungkapkan bahwa gagasan Global March ini telah ia rintis sejak pasca tragedi 7 Oktober 2023. Ia memulai inisiatif dengan menggalang dukungan melalui Indonesia Peace Convoy, yang sempat menyambangi berbagai kota di Indonesia sebagai bentuk latihan dan edukasi publik.

“Kira-kira pada bulan Desember, saya sudah mulai bergerak eksersis dari Indonesia. Sebetulnya ini gerakan yang akan kita gerakkan dari Pakistan, awalnya Malaysia dan Turki,” ungkapnya.

Namun, menurutnya, justru negara-negara dari kawasan Afrika Utara seperti Tunisia, Aljazair, Maroko, dan Libya yang merespons lebih cepat dan intens. “Dataran mereka lebih memungkinkan untuk langsung. Dan mereka satu grup bergerak bersama,” lanjutnya.

Sementara itu, negara-negara seperti Indonesia, Malaysia, Pakistan, dan Turki membutuhkan dukungan logistik berupa kapal laut yang memadai. Ia menekankan pentingnya dukungan dari negara, termasuk armada militer maupun kapal swasta yang bisa disewa untuk mengangkut massa aksi ke wilayah perbatasan Gaza.

“Kita sudah konsolidasi di tingkat ulama. Tapi kita juga berharap dukungan dari pemerintah. Ini tentu tidak mudah, tapi kita butuh,” ujarnya.

KH. Bachtiar Nasir menegaskan bahwa kejahatan genosida yang dilakukan oleh zionis Israel harus dilawan oleh masyarakat sipil dunia. Ia menyebutkan pentingnya gerakan global untuk menekan Israel dan menuntut pertanggungjawaban para pelakunya.

“Dunia tidak boleh diam. Zionis harus dihukum. Netanyahu harus dipenjarakan. Genosida harus dilawan!” tegasnya.

Ia juga berharap Indonesia, sebagai bangsa dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, dapat menjadi bagian dari kekuatan global masyarakat sipil dalam mendukung Palestina.

“Ayo kita semangati mereka. Kita gak boleh telat,” tutupnya dengan penuh semangat.

Aksi Bela Palestina tanggal 15 Juni dan aksi besar pada 21 atau 22 Juni mendatang menjadi panggung solidaritas Indonesia dan dunia terhadap penderitaan rakyat Gaza. KH. Bachtiar Nasir menyerukan semua elemen bangsa untuk terlibat aktif dan menunjukkan keberpihakan yang nyata terhadap kemanusiaan.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *