Bekasi, 3 Mei 2025 – Situasi politik di Jawa Barat memanas setelah pernyataan Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB), Rosario de Marshall alias Hercules, yang mengklaim bisa mengerahkan 50 ribu anggota untuk mendatangi Gedung Sate jika Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, tidak merangkul organisasi masyarakat (ormas).
Pernyataan tersebut mendapat tanggapan keras dari Mardigu Wowiek Prasantyo, Komisaris Utama Independen Bank BJB, yang menyatakan bahwa 50 juta warga Jawa Barat tidak akan tinggal diam atas ancaman tersebut. Melalui unggahan Instagram, Mardigu menegaskan komitmennya terhadap stabilitas dan keamanan masyarakat Jabar.

Netizen merespons pernyataan ini dengan beragam komentar. Ada yang mendukung sikap tegas Mardigu, sementara ada pula yang memperingatkan agar konflik tidak semakin memanas. Pengamat politik menilai bahwa ketegangan ini bisa berpengaruh terhadap dinamika politik dan ekonomi di Jawa Barat, terutama menjelang pemilu mendatang.
Dengan meningkatnya perhatian publik terhadap peristiwa ini, berbagai pihak berharap situasi tidak berkembang menjadi konflik terbuka yang bisa mengganggu stabilitas daerah. (Diolah dari berbagai sumber)









