Satu dalam Kebenaran

Advetorial Gema Mulia ASI Center

Advetorial Gema Mulia ASI Center

Berita event Kemanusiaan Palestina Kini

Mimpi KH Bachtiar Nasir di Gaza, Sebuah Panggilan untuk Solidaritas Palestina

Jakarta, ahadtimes – Dalam kegiatan Indonesia Peace Convoy yang diselenggarakan di AQL Islamic Center, Jakarta, KH Bachtiar Nasir, pendiri AQL Islamic Center, membagikan pengalaman spiritualnya yang kuat dalam bentuk mimpi, Ahad, 6 Oktober 2024. Mimpi tersebut menjadi pesan mendalam untuk memperkuat solidaritas umat Islam di Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina, khususnya di Gaza, yang telah menghadapi genosida selama satu tahun terakhir.

Dalam pidatonya, Bachtiar Nasir mengisahkan mimpinya saat subuh yang membuatnya merasa seolah berada di tengah-tengah warga Al-Quds (Yerusalem). Ia melihat bagaimana warga Palestina, terutama ibu-ibu, dengan penuh semangat berbagi minyak zaitun meski dalam keterbatasan. “Ibu-ibu di sana berbagi minyak zaitun, mereka sangat berharap kebersamaan kita dengan mereka,” kata Bachtiar Nasir.

Mimpi tersebut menyentuh hatinya karena menggambarkan semangat rakyat Palestina yang tak pernah surut meski dalam kondisi yang sulit. Ia merasa bahwa mimpinya merupakan pesan dari Allah untuk mengingatkan umat Islam agar tidak pernah mundur dalam mendukung Palestina. “Saudara-saudara kita di Gaza tidak pernah patah semangat, mereka terus berbagi kebahagiaan dan keberkahan,” ujarnya.

Bachtiar Nasir menegaskan bahwa mimpi ini bukan sekadar pengalaman spiritual pribadi, tetapi sebuah panggilan bagi seluruh umat Islam di Indonesia untuk terus mendukung perjuangan pembebasan Masjidil Aqsa dan tanah Palestina. Ia menekankan bahwa keberkahan dari tanah suci Palestina harus dibagikan kepada seluruh umat, dan perjuangan untuk membebaskan Baitul Maqdis adalah kewajiban yang harus terus diperjuangkan oleh umat Islam di seluruh dunia.

“InsyaAllah, kita semua yang hadir di sini akan diberi keberkahan dan dicatat oleh Allah sebagai orang-orang yang ikut berjuang untuk membebaskan tanah suci kita, Masjidil Aqsa,” tambahnya.

Kegiatan Indonesia Peace Convoy ini diikuti oleh ratusan peserta yang turut berkonvoi sebagai simbol solidaritas terhadap Palestina. Rangkaian acara diawali dengan shalat subuh berjamaah dan dilanjutkan dengan konvoi damai di berbagai wilayah, sebagai bentuk dukungan kepada rakyat Palestina yang terus berjuang di tengah genosida yang mereka alami.

KH Bachtiar Nasir juga mengingatkan bahwa perjuangan untuk Palestina bukan hanya soal demonstrasi atau sekadar aksi jalanan, tetapi lebih kepada gerakan untuk menghidupkan semangat jihad dan perjuangan demi kemerdekaan Palestina. “Mudah-mudahan, kita semua diberikan kesempatan untuk sujud di Masjidil Aqsa dalam keadaan Palestina yang sudah merdeka,” tutupnya.

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian aksi solidaritas internasional yang digelar di berbagai negara untuk memperingati satu tahun genosida di Gaza, sekaligus memperkuat seruan kepada dunia internasional agar segera menghentikan agresi terhadap Palestina.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *