Satu dalam Kebenaran

Advetorial Gema Mulia ASI Center

Advetorial Gema Mulia ASI Center

Jakarta – GiGa Indonesia, organisasi penggiat ketahanan keluarga, resmi menandatangani Surat Perjanjian Kerja Sama Manajemen Risiko Bencana Sosial – Orientasi Perilaku Seksual Menyimpang (OPSM) dengan 22 lembaga pendidikan dari berbagai daerah di Indonesia. Penandatanganan ini dilakukan secara daring melalui Zoom Meeting dan dihadiri oleh para pimpinan lembaga pendidikan, tokoh pendidikan nasional, serta aktivis keluarga. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari pelatihan manajemen risiko yang sebelumnya diikuti oleh 55 lembaga pendidikan. Ketua Umum GiGa Indonesia, Prof. Dr. Ir. Euis Sunarti, M.Si—yang juga merupakan Guru Besar bidang ketahanan dan pemberdayaan keluarga di IPB University—memimpin langsung jalannya agenda penting ini. “Perlindungan anak, remaja, dan setiap individu dimulai dari keluarga sebagai institusi utama pembentuk manusia berkualitas. Namun, keluarga tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan sinergi strategis antara keluarga dan lembaga pendidikan sebagai benteng kedua perlindungan anak dalam menghadapi berbagai ancaman bencana sosial, khususnya yang terkait dengan orientasi dan perilaku seksual menyimpang,” ujar Prof. Euis dalam sambutannya. Ia juga menegaskan pentingnya peran negara dalam mendukung upaya-upaya penanganan bencana sosial melalui regulasi, kebijakan, dan dukungan sumber daya. Melalui kerja sama ini, GiGa Indonesia akan menyediakan Panduan Manajemen Risiko Bencana Sosial OPSM dan memberikan pendampingan teknis melalui fasilitator-fasilitator terlatih. Program ini juga akan melibatkan forum advokasi dan edukasi yang menyasar masyarakat pendidikan dan keluarga secara langsung. “GiGa Indonesia percaya bahwa tantangan zaman modern hanya bisa diatasi dengan menyatukan visi seluruh elemen bangsa—yakni menyelamatkan masa depan generasi melalui penguatan institusi terkecil namun terkuat: keluarga,” pungkas Prof. Euis.
Bencana Berita event Kesehatan

GiGa Indonesia Gandeng 22 Lembaga Pendidikan Tangani Risiko Bencana Sosial OPSM

Jakarta – GiGa Indonesia, organisasi penggiat ketahanan keluarga, resmi menandatangani Surat Perjanjian Kerja Sama Manajemen Risiko Bencana Sosial – Orientasi Perilaku Seksual Menyimpang (OPSM) dengan 22 lembaga pendidikan dari berbagai daerah di Indonesia. Penandatanganan ini dilakukan secara daring melalui Zoom Meeting dan dihadiri oleh para pimpinan lembaga pendidikan, tokoh pendidikan nasional, serta aktivis keluarga.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari pelatihan manajemen risiko yang sebelumnya diikuti oleh 55 lembaga pendidikan. Ketua Umum GiGa Indonesia, Prof. Dr. Ir. Euis Sunarti, M.Si—yang juga merupakan Guru Besar bidang ketahanan dan pemberdayaan keluarga di IPB University—memimpin langsung jalannya agenda penting ini.

“Perlindungan anak, remaja, dan setiap individu dimulai dari keluarga sebagai institusi utama pembentuk manusia berkualitas. Namun, keluarga tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan sinergi strategis antara keluarga dan lembaga pendidikan sebagai benteng kedua perlindungan anak dalam menghadapi berbagai ancaman bencana sosial, khususnya yang terkait dengan orientasi dan perilaku seksual menyimpang,” ujar Prof. Euis dalam sambutannya.

Ia juga menegaskan pentingnya peran negara dalam mendukung upaya-upaya penanganan bencana sosial melalui regulasi, kebijakan, dan dukungan sumber daya.

Melalui kerja sama ini, GiGa Indonesia akan menyediakan Panduan Manajemen Risiko Bencana Sosial OPSM dan memberikan pendampingan teknis melalui fasilitator-fasilitator terlatih. Program ini juga akan melibatkan forum advokasi dan edukasi yang menyasar masyarakat pendidikan dan keluarga secara langsung.

“GiGa Indonesia percaya bahwa tantangan zaman modern hanya bisa diatasi dengan menyatukan visi seluruh elemen bangsa—yakni menyelamatkan masa depan generasi melalui penguatan institusi terkecil namun terkuat: keluarga,” pungkas Prof. Euis.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *