Satu dalam Kebenaran

Advetorial Gema Mulia ASI Center

Advetorial Gema Mulia ASI Center

Berita

Prabowo Minta Maaf dan Janji Menjamin Kehidupan Keluarga Affan

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto akhirnya menyampaikan permintaan maaf resmi atas tewasnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang menjadi korban dalam kericuhan demo buruh di Jakarta. Namun lebih dari sekadar ungkapan duka, Prabowo menegaskan komitmen negara untuk menjamin kehidupan keluarga korban.

“Pemerintah akan menjamin kehidupan keluarganya dan akan memberikan perhatian khusus kepada baik orang tuanya, adik-adiknya dan kakak-kakaknya” ujar Prabowo dalam pernyataan resmi, Jumat (29/8).

Affan, yang tewas setelah terlindas kendaraan taktis Brimob di kawasan Pejompongan, bukan hanya simbol dari tragedi sipil, tetapi juga pengingat bahwa nyawa rakyat tak boleh menjadi korban dari sistem yang lalai. Presiden menyatakan bahwa pemerintah akan memastikan orang tua dan saudara Affan mendapatkan perlindungan dan dukungan penuh.

Langkah ini mendapat respons beragam dari publik. Di satu sisi, jaminan terhadap keluarga korban dianggap sebagai bentuk tanggung jawab negara yang patut diapresiasi. Di sisi lain, banyak pihak menuntut agar janji tersebut tidak berhenti pada retorika, melainkan diwujudkan dalam bentuk nyata: bantuan finansial, pendampingan hukum, dan pemulihan psikososial.

Komunitas ojol dan mahasiswa terus menyuarakan solidaritas, menuntut keadilan dan reformasi prosedur pengamanan aksi massa. Tragedi Affan telah menjadi titik balik dalam diskusi nasional tentang keselamatan sipil dan hak rakyat untuk menyuarakan aspirasi tanpa rasa takut.

Presiden Prabowo telah membuka pintu tanggung jawab. Kini, publik menanti apakah negara benar-benar hadir, bukan hanya dalam kata, tetapi dalam tindakan yang melindungi dan memulihkan.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *