Grand Centerpoint Bekasi Menuju Apartemen Percontohan Nasional, Warga Didorong Jaga Kebersamaan dan Transparansi
Ahadtimes.id, Bekasi — Suasana kondusif dan penuh kebersamaan mewarnai jalannya Rapat Umum Tahunan Anggota (RUTA) tahun buku 2024 Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (PPPSRS) Grand Centerpoint Bekasi Tower C&D, yang digelar Sabtu (3/5) di Gedung Graha Hartika.

Ketua Pengawas PPPSRS Grand Centerpoint Apartment, Tonny Sylvaraj, menyampaikan apresiasinya atas capaian pengurus saat ini. Ia menyoroti efisiensi anggaran serta semangat perubahan yang telah dijalankan selama periode 2024-2025.
“Kami mengapresiasi kinerja pengurus periode ini, terutama dalam melakukan penghematan biaya operasional. Harapannya, dua tahun ke depan akan membawa hasil memuaskan bagi warga Grand Centerpoint,” ujarnya.
Tonny juga menyinggung rencana pemerintah menjadikan Grand Centerpoint sebagai unit apartemen percontohan nasional, yang menurutnya merupakan hadiah istimewa untuk warga Bekasi. Ia menambahkan, kebhinekaan yang terjaga di lingkungan apartemen menjadi kekuatan utama.
“Saya katakan, Indonesia mini ada di Grand Centerpoint. Warganya beragam, tetapi saling menghormati. Ini kekayaan yang harus terus dirawat,” tambahnya.
Senada dengan itu, Ketua Pengurus PPPSRS, Ardy Junaidi, menekankan pentingnya efisiensi dan peningkatan pemasukan sebagai langkah strategis dalam pengelolaan apartemen. Ia mengungkapkan bahwa keberhasilan pengurus dapat diukur melalui laporan keuangan yang transparan.
“Semua kami sajikan secara gamblang, tidak ada yang ditutupi. Piutang berkurang, pemasukan meningkat. Ini tolak ukur keberhasilan kami,” jelas Ardy.
Sementara itu, Aji Ali Syahbana selaku Pimpinan Sidang RUTA 2024, menyatakan bahwa keberlangsungan acara yang damai dan tertib adalah bentuk prestasi tersendiri.
“RUTA kali ini berlangsung kondusif berkat sinergi antara pengurus, pengawas, dan warga. Ini semangat kebersamaan yang harus dijaga terus,” katanya.
Ia menambahkan, suasana yang kondusif akan berdampak langsung pada nilai investasi dan kenyamanan tinggal di apartemen, serta mendorong warga untuk lebih aktif dalam partisipasi RUTA mendatang.
Dengan 1.115 unit di Grand Centerpoint, tingkat kehadiran yang masih di bawah target menjadi catatan tersendiri. Namun, Aji memastikan bahwa sidang tetap sah sesuai mekanisme skorsing yang diatur dalam AD/ART.
“Apartemen adalah aset bersama, maka partisipasi warga sangat menentukan keberhasilan pengelolaan. Harapannya ke depan akan lebih banyak yang terlibat,” pungkasnya.









