Ahadtimes.id – Jakarta, Ojol dan Buruh menjadi tema acara Desak Anies yang merupakan rangkaian acara kampanye calon presiden (Capres) dengan no. urut 1, Anies Baswedan di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin (29/1/2024).
Awaludin menjadi salah satu pelaku Ojol yang berkesempatan “mendesak” Anies dengan pertanyaan yang intinya adalah menyampaikan sebuah harapan, bahwa kedepan Ojol bisa mendapat perhatian dalam hal peruhabahan kesejahteraan yang lebih baik.
” kami merasa kelak anak kami tidak harus menjadi ojol, kami ingin anak kami jadi sarjana…kami juga ingin mampu mengkredit rumah.” ujar Awaludin menyampaikan harapannya kepada Anies.
Anies yang kali ini didampingi Muhaimin, memperhatikan dan menjawab pertanyaan Awaludin dengan seksama.
” Bung Awaludin terimakasih atas ceritanya … inilah semangat yang harus dimiliki oleh seluruh pelaku usaha di Indonesia.” ujar Anies menegaskan di depan peserta Desak Anies dan Slepet Amin.
“Apa yang pengting…ketika kita berfikirnya jangka panjang, dan mau melihat ini jangka panjang, maka itu akan menguntungkan seluruh pelaku usaha.” Anies pun melanjutkan penjelasannya.
Anies kemudian memberikan ilustrasi bahwa ketika pengemudi Ojol, mendapatkan pendapatan yang sangat minim, maka mereka tidak akan memiliki kemampuan untuk menkredit motor, bahkan melakukan kredit rumah baru.
Tonton Video :
Rhoma Irama nyanyikan lagu bertema pejuang perubahan, hati-hati telunjuk Anda bergoyang
Baca Juga :
Rhoma Irama Deklarasikan Dukungan Untuk AMIN
” artinya Anda tidak ikut dalam komponen yang punya daya beli…yang juga menguntungkan Industri.” ujar Anies memberikan ilustrasi sebuah siklus perekonomian.
Anies kemudian menyampaikan ketika pengemudi Ojol memiliki kemampuan dalam hal menabung bahkan kelak mampu melakukan kredit, maka industri motor juga akan diuntungkan, karena secara otomatis penjualan motor akan meningkat. Apalagi ketika mereka mampu memiliki daya beli atau melakukan kredit rumah, maka per Bankan juga akan diuntungkan dan inline dengan industri properti perumahan.
“Jadi ketika kita, membuat pekerja, bisa menabung, bisa punya kesejahteraan baik, maka daya beli yang meningkat itu sebenarnya penggerak ekonomi yang sangat luar biasa.” ujar lelaki yang akrab dipanggil Abah ini.
“Jadi pemerintah itu harus berkomunikasi dengan baik, dengan seluruh pelaku, bahwa ini adalah peningkatan, kesejahteraan kita semua.” Jelas Anies
“Mari melihatnya dalam kontek jangka panjang dan sesuatu yang dikerdilkan, maka dia tidak akan bisa langgeng, pada suatu saat akan krek..tapi kalau ini bisa lebih fair, perekonomian meningkat, daya beli lebih baik, semuanya akan mendapatkan manfaatnya.” Ujar Anies
“Kesejahteraan Buruh adalah daya beli buruh, dan daya beli buruh adalah penggerak perekonomian kita.” Jelasnya. (RAM)









