Yangon, Myanmar – Sedikitnya 20 orang dilaporkan tewas setelah gempa bumi dahsyat berkekuatan Magnitudo (M) 7.7 mengguncang Mandalay, Myanmar, pada Jumat siang (28/3/2025). Salah satu dampak paling parah terjadi di Masjid Shwe Pho Shein, yang ambruk saat salat berlangsung.
Dikutip dari YKTNews.com, media berbahasa Thailand, petugas penyelamat mengatakan kepada Yangon Times bahwa tiga masjid di wilayah Mandalay runtuh akibat gempa ini.
“Ambruk saat ibadah. Sekitar tiga masjid runtuh. Ada orang-orang yang terjebak, jadi sedikitnya 20 orang kini tewas. Jumlah korban tewas bisa lebih tinggi. Masjid Shwe Pho Shein runtuh,” ujar seorang petugas penyelamat di lokasi kejadian.
Hingga saat ini, tim penyelamat masih berusaha mencari korban yang kemungkinan terjebak di bawah reruntuhan masjid. Operasi penyelamatan dilakukan oleh relawan dan tim penyelamat dari daerah terdekat, meskipun akses menuju lokasi terdampak cukup sulit.
Dampak Luas di Myanmar dan Negara Tetangga
Gempa ini disebabkan oleh aktivitas Patahan Sagaing, patahan geser sepanjang 1.200 km yang membentang di tengah Myanmar. Patahan ini memiliki sejarah memicu gempa berkekuatan besar hingga M8.0.
Selain Mandalay, gempa juga menyebabkan kerusakan signifikan di Bangkok, Thailand, di mana sebuah gedung yang masih dalam tahap konstruksi hancur rata dengan tanah. Getaran gempa terasa hingga India, Nepal, Bhutan, China, Kamboja, Laos, Vietnam, dan Malaysia.
Pemerintah Myanmar saat ini tengah berupaya mengerahkan bantuan dan mempercepat evakuasi di wilayah terdampak. Hingga berita ini diterbitkan, jumlah korban tewas diperkirakan masih akan bertambah seiring proses pencarian dan evakuasi yang terus dilakukan.
Kami akan terus memperbarui informasi ini sesuai perkembangan terbaru di lapangan.
( Sumber : YKTNews.com )









