Bangkok, Thailand – Pengusaha dan motivator Muslim Tionghoa-Indonesia, Jusuf Hamka, berbagi pengalaman saat gempa berkekuatan Magnitudo 7.7 mengguncang Myanmar pada 28 Maret 2025. Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, @jusufhamka, ia mengisahkan bagaimana dirinya merasakan langsung guncangan gempa saat berada di pusat perbelanjaan Platinum, Bangkok.
Video kesaksian Jusuf Hamka dengan durasi 3.30 menit ini menampilkan latar puing-puing gedung bertingkat yang roboh diguncang gempa yang dahsyat.

Jusuf Hamka, yang akrab disapa Babah Alun, tengah menemani istrinya berbelanja ketika ia tiba-tiba merasakan kursi tempatnya duduk bergoyang. Awalnya, ia mengira seorang remaja di sebelahnya yang menggoyangkan kursi tersebut. Namun, setelah melihat sekeliling, ia menyadari bahwa baju-baju di toko mulai berjatuhan, dan orang-orang panik berlarian.
Kepanikan di Platinum Bangkok
Saat menyadari gempa sedang terjadi, Jusuf Hamka segera berusaha turun dari lantai dua menggunakan eskalator. Namun, karena eskalator panjang dan tidak berhenti, ia justru turun hingga ke basement. Di sana, ia mendapati banyak orang berdesakan mencoba keluar melalui tangga darurat.
“Ternyata di basement sudah banyak orang berjejalan untuk keluar melalui tangga ke lantai 1 lagi,” tulisnya. Dalam kepanikan, ia bahkan sempat tersungkur di atas koper-koper pedagang sebelum akhirnya berhasil keluar menuju jalan raya dan bertemu istrinya.
Bangkok dalam Keadaan Chaos
Setelah gempa, Bangkok berubah menjadi zona darurat. Jalanan macet total, suasana panik, dan banyak gedung mengalami kerusakan. Jusuf Hamka dan istrinya akhirnya terpaksa berjalan kaki sejauh 15 hingga 20 km selama sekitar lima jam untuk kembali ke hotel mereka.
“Setelah gempa jam 13 tersebut, kami mendapatkan seluruh Bangkok dalam keadaan DARURAT, CHAOS, KALUT, dan MACET TOTAL,” ungkapnya.
Ia juga menyempatkan diri mengunjungi daerah Chatuchak untuk melihat langsung gedung yang runtuh akibat gempa. Saat tiba di lokasi, ia melihat hanya puing-puing yang tersisa dan mendoakan agar korban jiwa tidak terlalu banyak.
Gempa Myanmar Berimbas ke Beberapa Negara
Gempa ini merupakan dampak dari aktivitas Patahan Sagaing, patahan geser sepanjang 1.200 km yang melintasi Myanmar dan sering memicu gempa besar. Selain Myanmar dan Thailand, guncangan juga terasa di India, Nepal, Bhutan, China, Kamboja, Laos, Vietnam, dan Malaysia.
Jusuf Hamka menutup kesaksiannya dengan harapan agar semua orang selamat dan bisa merayakan Idul Fitri dengan sederhana serta penuh sukacita.
“Semoga kita semua selamat, sehat, dan bisa mengikuti Hari Raya Lebaran dengan sederhana dan sukacita. Amin,” tutupnya dalam unggahan tersebut.
Hingga saat ini, otoritas setempat masih melakukan pencarian korban serta upaya pemulihan di kawasan terdampak gempa di Myanmar dan Thailand.









