Gempa Dahsyat M7.7 Guncang Myanmar, Terasa hingga Thailand dan Negara Tetangga
Mandalay, Myanmar – Dua gempa besar mengguncang wilayah Mandalay, Myanmar, pada Jumat siang (28/3/2025). Berdasarkan informasi dari EMSC, gempa pertama berkekuatan Magnitudo (M) 7.7 terjadi pada pukul 12:50:57 waktu setempat di koordinat 22.01° U; 96.04° T, sekitar 6 km barat laut Mandalay dengan kedalaman 10 km.
Gempa utama ini dirasakan sangat kuat dengan intensitas MMI X di Mandalay dan Inn Wa, menyebabkan kerusakan parah di berbagai wilayah. Getaran gempa juga terasa hingga Thailand, memicu kerusakan signifikan di Bangkok dan Chiang Mai. Selain itu, beberapa negara tetangga seperti India, Nepal, Bhutan, China, Kamboja, Laos, Vietnam, dan Malaysia turut merasakan getaran tersebut.
Gempa kedua berkekuatan M6.4 menyusul pada pukul 13:02:18 di koordinat 21.66° U; 95.96° T, sekitar 37 km selatan Mandalay dengan kedalaman yang sama, 10 km. Meskipun magnitudonya lebih kecil, gempa ini memperparah kerusakan di area terdampak.

https://x.com/LastQuake/status/1905510446716662067?t=tyWUWs3pq4nU7GPi0kHrzQ&s=19
Menurut para ahli, gempa ini disebabkan oleh aktivitas Patahan Sagaing, patahan geser (strike-slip fault) sepanjang 1.200 km yang membentang di tengah Myanmar. Patahan ini memiliki potensi memicu gempa berkekuatan besar hingga M8.0. Sejarah mencatat, gempa dahsyat terakhir dari patahan ini terjadi pada 16 Juli 1956 dengan magnitudo M7.1. Bahkan, pada tahun 1939 dan 1946, gempa di sepanjang Patahan Sagaing pernah mencapai kekuatan M8.3.
Sejumlah laporan menyebutkan, salah satu gedung yang masih dalam tahap konstruksi di Bangkok hancur akibat gempa. Dokumentasi dari warga di lokasi terdampak menunjukkan kerusakan masif di berbagai area, termasuk di Mandalay dan beberapa kota besar di Thailand.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa. Namun, mengingat skala dan dampak gempa, diperkirakan jumlah korban jiwa dan kerugian materi akan cukup besar, terutama di Mandalay yang menjadi pusat gempa.
Pemerintah Myanmar bersama tim penyelamat saat ini tengah melakukan evakuasi dan pendataan di area terdampak. Pihak berwenang di negara-negara tetangga juga meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan gempa susulan.
Kami akan terus memperbarui informasi seiring perkembangan di lapangan.









