Satu dalam Kebenaran

Advetorial Gema Mulia ASI Center

Advetorial Gema Mulia ASI Center

Berita event Kemanusiaan

GPCI Ajak Media dan Praktisi Hukum Perkuat Narasi Pembebasan Palestina

JAKARTA — Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) mengajak kalangan media, praktisi hukum, hingga berbagai elemen masyarakat untuk memperkuat narasi perjuangan pembebasan Palestina di tengah memburuknya situasi kemanusiaan di Gaza.
Ajakan tersebut disampaikan Pembina GPCI, Ustaz Bachtiar Nasir (UBN), dalam acara “Malam Solidaritas dan Doa Kemanusiaan untuk Gaza” yang digelar di Gedung Granadi, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (22/5/2026).
Dalam sambutannya, UBN menegaskan perjuangan membantu rakyat Palestina tidak boleh berhenti meski sembilan relawan warga negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya sempat ditahan Israel telah dibebaskan dan dipulangkan.
Menurutnya, dukungan terhadap Palestina perlu diperluas melalui penguatan opini publik, kolaborasi lintas profesi, serta keberlanjutan misi kemanusiaan internasional.
“Saya mengapresiasi para jurnalis atas kebersamaannya membangun narasi besar untuk pembebasan Palestina dan mengajak terus berkolaborasi bersama,” ujar UBN.
UBN juga mendorong para advokat dan praktisi hukum untuk lebih aktif membawa isu kemanusiaan Palestina ke panggung internasional, termasuk memperjuangkan perlindungan terhadap relawan kemanusiaan yang bertugas di wilayah konflik.
Acara tersebut dihadiri berbagai elemen masyarakat, mulai dari jurnalis, pemimpin redaksi media nasional, organisasi Islam, hingga keluarga relawan yang sebelumnya tergabung dalam misi Global Sumud Flotilla (GSF) menuju Gaza.
Salah satu momen haru datang dari Sutrawati Kaharuddin (52), ibunda relawan asal Makassar, Andi Angga Sadewa, yang sempat ditahan Israel saat menjalankan misi kemanusiaan.
“Hari ini, saya akhirnya bisa tersenyum melihat anak saya sudah dibebaskan, walaupun masih di Turki, belum sepenuhnya kembali ke Indonesia,” katanya.
Sementara itu, jurnalis senior sekaligus Pemimpin Redaksi iNews, Aiman Witjaksono, menegaskan dukungannya terhadap perjuangan Palestina tidak berubah selama 25 tahun berkarier di dunia jurnalistik.
Ia menyebut media memiliki tanggung jawab moral untuk menyampaikan fakta-fakta kemanusiaan di Gaza secara jernih dan objektif kepada publik.
“Sebagai media, kita harus berani mengatakan yang benar walau pahit,” ujar Aiman.
Dalam forum tersebut, GPCI bersama berbagai elemen masyarakat kembali menegaskan komitmennya untuk menjaga isu Palestina tetap menjadi perhatian publik internasional melalui penguatan narasi solidaritas, dukungan kemanusiaan, dan kampanye pembelaan terhadap rakyat Gaza.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *