Ahadtimes.id, Cikarang — Di tengah tantangan ekonomi yang dihadapi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), komunitas Juragan Muda Indonesia terus menunjukkan kiprah nyata dalam membantu pelaku usaha bertahan dan naik kelas. Komunitas yang digagas oleh Gunanjar dan Mardhianto ini kini menjadi wadah pembinaan, kolaborasi, dan pengembangan bisnis bagi UMKM di wilayah Jabodetabek.

Berlokasi di Komplek DDN No.31, Cikarang Barat, Juragan Muda Indonesia membuka ruang bagi setiap pelaku UMKM untuk bergabung dan belajar bersama. Melalui berbagai program pembinaan dan mentoring bisnis, komunitas ini terbukti mampu meningkatkan kapasitas dan daya saing usaha kecil agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Salah satu contoh nyata keberhasilan pembinaan ini terlihat dari Soto Seger & Ayam Kampung Nyamleng, yang berlokasi di Ruko Djava, Jl. Citanduy Raya No.01, Simpangan, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Usaha kuliner ini menjadi proyek percontohan UMKM binaan Juragan Muda Indonesia yang berhasil bertahan di masa sulit dan kini mulai berkembang pesat.
Menurut Gunanjar, keberhasilan ini merupakan bukti bahwa kolaborasi dan pendampingan berkelanjutan adalah kunci bagi UMKM untuk naik level. “Kami ingin UMKM di Jabodetabek tidak hanya bertahan, tapi juga tumbuh menjadi penggerak ekonomi lokal,” ujarnya.
Dengan semangat kolaboratif, Juragan Muda Indonesia terus mengajak para pelaku UMKM untuk bergabung dalam ekosistem ini. Harapannya, semakin banyak usaha kecil yang tumbuh dan memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat.









