Satu dalam Kebenaran

Advetorial Gema Mulia ASI Center

Advetorial Gema Mulia ASI Center

Berita event Info Qurban Kemanusiaan

Kurban Ramah Lingkungan, Bachtiar Nasir Ajak Umat Kelola Limbah dan Kurangi Plastik

Ibadah kurban tidak hanya berbicara tentang ketakwaan kepada Allah SWT, tetapi juga tentang tanggung jawab menjaga lingkungan hidup sebagai bagian dari amanah manusia di bumi.

Pembina AQL Qurban Care, KH Bachtiar Nasir, mengingatkan bahwa pelaksanaan kurban yang tidak dikelola dengan baik sering kali menimbulkan persoalan lingkungan, mulai dari limbah darah hingga penggunaan plastik sekali pakai dalam distribusi daging.

“Ketaatan kepada Allah tidak boleh menghadirkan kerusakan bagi lingkungan yang juga merupakan ciptaan-Nya,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Poster Qurban AQL – Qurban Untuk Penyitas Banjir, Aceh-Sumut-Sumbar

Ia menjelaskan bahwa konsep kurban ramah lingkungan dimulai dari pengelolaan limbah penyembelihan secara bertanggung jawab.

Darah dan isi perut hewan, menurutnya, tidak seharusnya dibuang ke sungai atau saluran air karena dapat menimbulkan polusi dan menjadi sumber penyakit.

Sebagai solusi, sisa penyembelihan dianjurkan dikubur di dalam tanah agar dapat terurai secara alami tanpa mencemari lingkungan sekitar.

“Menjaga kebersihan tempat penyembelihan adalah bagian dari iman dan penghormatan terhadap syiar Islam,” jelasnya.

Selain pengelolaan limbah, ia juga menyoroti tingginya penggunaan plastik sekali pakai saat pembagian daging kurban.

Menurutnya, masyarakat perlu mulai beralih menggunakan wadah ramah lingkungan seperti besek bambu atau daun jati yang lebih sehat sekaligus mengurangi sampah plastik.

“Tradisi lokal sebenarnya sudah mengajarkan solusi yang lebih bijak dan berkelanjutan,” katanya.

Ia menambahkan bahwa pelaksanaan kurban yang bersih dan tertata mencerminkan kematangan spiritual seorang Muslim.

“Kurban bukan sekadar memotong hewan, tetapi juga menjaga keseimbangan alam,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menilai praktik kurban ramah lingkungan merupakan implementasi nyata dari prinsip Islam sebagai raḥmatan lil ‘ālamin, yakni membawa manfaat bagi seluruh alam semesta.

Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk memastikan area penyembelihan kembali bersih setelah proses kurban selesai, sehingga tidak meninggalkan dampak buruk bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

“Jangan sampai ibadah yang mulia justru meninggalkan jejak kerusakan,” tegasnya.

Ia berharap semangat Idul Adha tahun ini tidak hanya menghadirkan keberkahan bagi manusia, tetapi juga menghadirkan kepedulian terhadap bumi dan generasi mendatang.

===========

🐄 AQL Qurban Care: Kurban Terbaik, Manfaat Terluas

Tunaikan kurban Anda bersama AQL Qurban Care: amanah, tepat sasaran, dan penuh keberkahan.

📲 WA: 0857 1873 5254
📸 IG: @aql.qurbancare
🌐 www.qurbancare.org

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *