Musyda Perdana Pemuda Muhammadiyah Kepulauan Seribu Tetapkan Rokip Andini sebagai Ketua
Jakarta – Musyawarah Daerah (Musyda) perdana Pemuda Muhammadiyah Kepulauan Seribu resmi digelar dengan mengusung tema “Meneguhkan Ideologi dan Kepemimpinan Negarawan sebagai Suluh Peradaban Kepulauan Berkemajuan.” Kegiatan ini berlangsung di Gedung Mitra Praja, Sabtu (25/4/2026).
Ketua Steering Committee Musyda PDPM Kepulauan Seribu, Dipo Khairul Islami, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran Pemuda Muhammadiyah di wilayah kepulauan menjadi momentum penting bagi perkembangan organisasi.
“Alhamdulillah, hadirnya Pemuda Muhammadiyah di Kepulauan Seribu ini adalah harapan besar bagi kami. Terlebih organisasi ini telah berusia 94 tahun. Kami berharap di bawah kepemimpinan yang baru nanti, dapat memberikan sumbangsih nyata bagi umat, bangsa, dan persyarikatan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PDM Kepulauan Seribu, Ahmad Basahil, mengapresiasi pelaksanaan Musyda perdana ini. Ia menegaskan bahwa Musyda bukan sekadar agenda formal, tetapi juga menjadi sarana konsolidasi dan evaluasi organisasi.
“Musyda ini diharapkan mampu melahirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi umat dan masyarakat Kepulauan Seribu. Kami juga berharap PDPM Kepulauan Seribu dapat menjadi pelopor gerakan yang berkemajuan,” ungkapnya.
Ketua PWPM DKI Jakarta, Zulfahmi Yasir Yunan, dalam sambutannya mengajak kader untuk tidak hanya berhenti pada gagasan, tetapi mampu mewujudkannya dalam aksi nyata.
“Jadilah seperti dua tangan, bukan seperti dua telinga. Kita tidak kekurangan orang pintar, namun yang menjadi persoalan adalah kurangnya tindakan. Jadilah tangan yang memberi dan bergerak,” tegasnya.
Ia juga menyoroti persoalan krisis air bersih yang berdampak pada penurunan permukaan tanah di Jakarta hingga 5–10 cm per tahun. Menurutnya, isu lingkungan menjadi tantangan serius, khususnya bagi wilayah pesisir dan kepulauan.
“Pemuda Muhammadiyah harus menjadi mitra strategis pemerintah dan stakeholder dalam membangun sinergi serta menghadirkan solusi nyata di masyarakat,” tambahnya.
Dalam Musyda tersebut, ditetapkan tujuh formatur, yakni Rokip Andini, Suroso, Apriansyah, Saiful Fahri, Panji Raka, M. Fahmi Aziz, dan Ari Pramana Saputra.
Hasil musyawarah menetapkan Rokip Andini sebagai Ketua dan Suroso sebagai Sekretaris Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kepulauan Seribu.
Ketua PDPM Jakarta Utara, Muhammad Rizki, turut mengapresiasi terselenggaranya Musyda ini. Ia mengingatkan bahwa sebelumnya Kepulauan Seribu masih berstatus sebagai cabang dari Pemuda Muhammadiyah Jakarta Utara.
“Sekarang telah terbentuk kepengurusan baru. Kami berharap di bawah komando Rokip Andini, Pemuda Muhammadiyah Kepulauan Seribu semakin berkembang dan menjadi suluh peradaban kepulauan yang berkemajuan,” tuturnya.
Musyda perdana ini diharapkan menjadi tonggak awal dalam memperkuat peran Pemuda Muhammadiyah di Kepulauan Seribu, khususnya dalam bidang sosial, pendidikan, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.









