Zero Waste Qurban: UBN Ingatkan Kulit dan Tulang Hewan Kurban Jangan Jadi Sampah
JAKARTA — Ulama nasional Bachtiar Nasir mengajak umat Islam menerapkan konsep zero waste qurban dalam pelaksanaan ibadah Iduladha agar seluruh bagian hewan kurban dapat dimanfaatkan secara maksimal tanpa mencemari lingkungan.
Menurut Pembina AQL Qurban Care tersebut, masih banyak masyarakat yang mengabaikan pengelolaan bagian hewan kurban seperti kulit, kepala, kaki, hingga tulang-belulang sehingga berakhir menjadi limbah yang mengotori lingkungan sekitar.
“Ibadah qurban tidak boleh meninggalkan kemubaziran. Islam mengajarkan penghormatan terhadap nikmat Allah dengan memanfaatkan seluruh bagian hewan secara optimal,” ujar UBN.

Dilarang Menjual Bagian Hewan Kurban
UBN menjelaskan, dalam syariat Islam, pekurban tidak diperbolehkan menjual bagian apa pun dari hewan qurban untuk kepentingan pribadi, termasuk kulitnya.
“Hukum asalnya, daging maupun kulit hewan qurban tidak boleh diperjualbelikan demi keuntungan pribadi. Jika dijual lalu hasilnya dinikmati sendiri, pahala qurbannya bisa rusak dan hanya menjadi sembelihan biasa,” jelasnya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa solusi pemanfaatan tetap terbuka selama bertujuan untuk kemaslahatan umum.
Kulit hewan qurban, kata dia, dapat disalurkan kepada masjid, pesantren, atau lembaga sosial untuk diolah menjadi barang bermanfaat seperti karpet, beduk, gendang, atau kebutuhan sosial lainnya.
“Sebagian ulama membolehkan lembaga sosial menjual kulit qurban jika hasilnya digunakan untuk kepentingan umat, seperti pembangunan masjid atau kegiatan sedekah,” tambahnya.
Tulang dan Sisa Qurban Bisa Diolah
Selain kulit, UBN juga menyoroti pentingnya pengelolaan tulang dan limbah sisa penyembelihan agar tidak menjadi sumber pencemaran.
Menurutnya, tulang-belulang dan bagian lainnya dapat dimanfaatkan menjadi kaldu, pupuk organik, hingga tepung tulang untuk kebutuhan pakan ternak.
“Ini bagian dari rasa syukur atas nikmat Allah sekaligus bentuk kepedulian terhadap lingkungan,” katanya.
Ia menilai konsep zero waste qurban sejalan dengan prinsip Islam yang menolak pemborosan dan mendorong efisiensi sumber daya.
Qurban Ramah Lingkungan
UBN menegaskan bahwa pengelolaan limbah qurban yang baik mencerminkan kualitas keimanan dan kematangan beragama seseorang.
“Mengelola sisa qurban dengan bijak adalah bentuk penghormatan terhadap bumi sebagai amanah dari Allah,” ujarnya.
Ia pun mengajak panitia qurban dan masyarakat mulai menerapkan sistem distribusi dan pengelolaan limbah yang lebih profesional, bersih, dan ramah lingkungan.
“Jangan sampai qurban yang seharusnya membawa keberkahan justru meninggalkan sampah dan kerusakan lingkungan,” tuturnya.
Menurut UBN, ibadah qurban ideal bukan hanya sah secara fiqih, tetapi juga memberikan dampak sosial dan ekologis yang berkelanjutan bagi masyarakat luas.
===========
🐄 AQL Qurban Care: Kurban Terbaik, Manfaat Terluas
Tunaikan kurban Anda bersama AQL Qurban Care: amanah, tepat sasaran, dan penuh keberkahan.
📲 WA: 0857 1873 5254
📸 IG: @aql.qurbancare
🌐 www.qurbancare.org









