Animal Welfare dalam Islam, Bachtiar Nasir: Kurban Harus Disertai Kasih Sayang terhadap Hewan
Konsep animal welfare atau kesejahteraan hewan sering dianggap sebagai gagasan modern yang berasal dari Barat. Namun dalam Islam, prinsip tersebut telah diatur secara rinci sejak lebih dari empat belas abad lalu, termasuk dalam pelaksanaan ibadah kurban.
Pembina AQL Qurban Care, Bachtiar Nasir, menegaskan bahwa Islam memandang hewan kurban sebagai makhluk hidup yang harus diperlakukan dengan penuh kasih sayang hingga detik terakhir kehidupannya.
“Islam tidak melihat hewan sekadar objek sembelihan, tetapi makhluk Allah yang memiliki hak untuk diperlakukan secara baik,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Ia menjelaskan bahwa prinsip kesejahteraan hewan dimulai jauh sebelum hari penyembelihan dilakukan.
Hewan kurban, menurutnya, harus diberikan pakan yang layak, air yang cukup, serta tempat berteduh yang nyaman. Menelantarkan hewan dalam kondisi lapar atau kepanasan termasuk tindakan yang bertentangan dengan nilai Islam.
“Kurban adalah persembahan kepada Allah, sehingga prosesnya pun harus dilakukan dengan cara yang baik,” katanya.
Selain aspek fisik, Islam juga memperhatikan kondisi psikologis hewan. Salah satunya melalui larangan mengasah pisau di depan hewan yang akan disembelih.
Menurut UBN, aturan tersebut menunjukkan tingginya perhatian Islam terhadap kesehatan mental hewan agar tidak mengalami stres sebelum penyembelihan.
Bahkan, dalam sunnah Nabi Muhammad SAW, hewan dianjurkan diberi minum terlebih dahulu sebelum disembelih sebagai bentuk penghormatan terakhir terhadap nyawanya.
Ia juga mengingatkan larangan menyembelih hewan di depan hewan lainnya karena dapat menimbulkan ketakutan dan tekanan psikologis.
“Prinsip ihsan mengajarkan kita untuk memberikan kenyamanan maksimal dan meminimalisir rasa sakit,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menilai pemahaman tentang animal welfare dalam Islam menjadi bukti bahwa syariat Islam sangat menjunjung nilai raḥmatan lil ‘ālamin, yakni kasih sayang terhadap seluruh makhluk.
“Kurban yang sempurna adalah yang memadukan ketegasan hukum fiqih dengan kelembutan kasih sayang,” ungkapnya.
Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk tidak hanya fokus pada aspek sah atau tidaknya kurban, tetapi juga memperhatikan bagaimana hewan diperlakukan secara manusiawi sepanjang proses ibadah berlangsung.
“Dengan memuliakan hewan, sejatinya kita sedang memuliakan perintah Allah,” tutupnya.
===========
🐄 AQL Qurban Care: Kurban Terbaik, Manfaat Terluas
Tunaikan kurban Anda bersama AQL Qurban Care: amanah, tepat sasaran, dan penuh keberkahan.
📲 WA: 0857 1873 5254
📸 IG: @aql.qurbancare
🌐 www.qurbancare.org









