Satu dalam Kebenaran

Advetorial Gema Mulia ASI Center

Advetorial Gema Mulia ASI Center

Berita event Info Halal Kesehatan

Klinik Caya Bawa Semangat Kesehatan Berbasis Syariah ke Gunung Geulis

Ahadtimes.id, Gunung Geulis, Kab. Bogor — Bagi Klinik Caya, kesehatan bukan semata-mata urusan layanan medis dan bisnis. Ada misi sosial dan syiar yang ingin dibawa lebih jauh. Semangat itu terlihat ketika Klinik Caya ikut mendukung pelaksanaan Bazar Amal Berkah 2026 yang digelar oleh Mahasiswa Ma’had Aly Qinshoo, di Gunung Geulis, Kabupaten Bogor, 19–20 September 2026.

Founder Klinik Caya Bambang Wahono ( tengah ) menerima sertifikat penghargaan sebagai Mitra Kesehatan dalam acara Bazar Amal Berkah 2026. Bersama Prof. (HC) Dodi Harsono Rusli Effendi ( ABI DODI ) pembina ASI Center dan Yayasan Gema 1 Doa Center ( Kanan ) dan Ketua Panitia KKN Kelompok 19, Dani Syahputra Damanik ( kiri ).

Founder Klinik Caya, Bambang Wahono, SE, MM, mengatakan keikutsertaan Caya dalam kegiatan tersebut sejalan dengan visi lembaganya yang sejak awal tidak hanya berorientasi pada bisnis.

“Caya ini berdiri tidak hanya semata-mata untuk bisnis, tapi kita berdiri untuk syiar,” ujar Bambang dalam wawancara saat kegiatan berlangsung.

Menurutnya, semangat tersebut menjadi alasan Klinik Caya, yang berlokasi di Jl. KH. M. Yusuf Raya No.13, Depok, terus membuka ruang kolaborasi dalam kegiatan yang memberikan manfaat kesehatan secara langsung kepada masyarakat. Ia berharap dukungan terhadap kegiatan semacam itu tidak berhenti pada satu momentum, tetapi dapat berlanjut dari tahun ke tahun.

Baca Juga :
Bazar Amal Berkah 2026 Qinshoo Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga Gunung Geulis
Akupuntur Mas Budi Hadir di Gunung Geulis, Dorong Warga Lebih Peduli Gaya Hidup Sehat

Lihat Video : https://www.instagram.com/reel/DdkbjiclJTp/?stkn=MW1rcmkxNTNvZ2Rycw==

 

Bambang juga melihat adanya pendekatan yang lebih luas dalam Bazar Amal Berkah 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan layanan kesehatan, tetapi juga memadukan penyuluhan dan pendekatan kesehatan berbasis nilai ASI—Al-Qur’an, Sholat, dan Infaq.

Pendekatan tersebut sejalan dengan gagasan penyelenggara yang ingin melihat kesehatan secara lebih utuh, mencakup aspek jasmani, rohani, dan sosial.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *