Nu’man bin Basyir adalah seorang sahabat Rosulullah yang memiliki keutamaan suka menolong orang lain. Ia adalah seorang pedagang yang sukses di kota Madinah, namun ia tidak pernah lupa untuk membantu orang lain yang membutuhkan.
Suatu hari, Rosulullah saw. meminta Nu’man untuk membeli dagangan dari seorang pedagang yang sedang mengalami kesulitan. Pedagang tersebut memiliki barang-barang yang berkualitas, namun ia tidak memiliki uang untuk membayar biaya hidupnya.
Nu’man segera memenuhi permintaan Rosulullah saw. dan pergi ke pasar untuk mencari pedagang tersebut. Setelah beberapa saat mencari, ia menemukan pedagang tersebut yang sedang duduk di pojok pasar dengan wajah yang murung.
“Apa yang terjadi dengan Anda?” tanya Nu’man kepada pedagang tersebut.
“Saya sedang mengalami kesulitan. Saya tidak memiliki uang untuk membayar biaya hidup saya dan saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan,” jawab pedagang tersebut.
Nu’man merasa kasihan kepada pedagang tersebut dan memutuskan untuk membantunya. “Saya akan membeli seluruh dagangan Anda,” kata Nu’man.
Pedagang tersebut sangat gembira dan berterima kasih kepada Nu’man. Nu’man kemudian membantu pedagang tersebut untuk menjual kembali dagangannya dengan harga yang lebih tinggi.
Setelah beberapa hari, pedagang tersebut berhasil menjual kembali dagangannya dan memiliki uang yang cukup untuk membayar biaya hidupnya. Ia sangat berterima kasih kepada Nu’man dan berjanji untuk tidak pernah melupakan kebaikan Nu’man.
Rosulullah saw. sangat menghargai kebaikan Nu’man dan mengatakan, “Nu’man bin Basyir adalah seorang yang memiliki hati yang baik dan suka menolong orang lain. Ia adalah seorang yang terpercaya dan memiliki akhlak yang mulia.” (HR. Bukhari, no. 2072)
Dalam kitab Shahih Muslim, Rosulullah saw. juga mengatakan, “Orang yang paling baik adalah orang yang paling banyak memberikan manfaat kepada orang lain.” (HR. Muslim, no. 1713)
Sirah Nabawiyah, Ibn Hisham, juga mencatat bahwa Nu’man bin Bashir adalah salah satu sahabat yang paling dekat dengan Rosulullah saw. dan memiliki peran yang penting dalam sejarah Islam. (Sirah Nabawiyah, Ibn Hisham, juz 2, hal. 234-235)
Nu’man bin Basyir adalah contoh bagi kita semua tentang pentingnya menolong orang lain dan memiliki akhlak yang mulia. Ia menunjukkan bahwa kita dapat membuat perbedaan dalam kehidupan orang lain dengan melakukan kebaikan dan menolong mereka yang membutuhkan.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering kali dihadapkan pada situasi di mana kita harus memilih antara menolong orang lain atau tidak. Nu’man bin Bashir menunjukkan kepada kita bahwa menolong orang lain adalah pilihan yang tepat dan mulia.
Oleh karena itu, marilah kita menjadi seperti Nu’man bin Basyir dan selalu siap untuk membantu orang lain yang membutuhkan. Dengan demikian, kita dapat membuat perbedaan dalam kehidupan orang lain dan menjadi lebih dekat dengan Allah SWT.
Semoga kita semua dapat menjadi seperti Nu’man bin Basyir dan selalu siap untuk membantu orang lain yang membutuhkan. Amin.
Sumber:
– HR. Bukhari, no. 2072
– HR. Muslim, no. 1713
– Sirah Nabawiyah, Ibn Hisham, juz 2, hal. 234-235.









