Satu dalam Kebenaran

Advetorial Gema Mulia ASI Center

Advetorial Gema Mulia ASI Center

Sejarah

Kajian Syama’il dan Akhlaq Rasulullah Saw, Nikmatnya Memandang Wajah Sang Nabi

Dihadiri oleh puluhan peserta, Kajian Mabit Sirah Community Indonesia pada Jumat-Sabtu pekan lalu berjalan dengan lancar. Kajian dengan tema lanjutan dari “Syama’il dan Akhlaq Rasulullah Saw” telah memasuki bagian ke-2 dengan sub tema: Ciri-ciri Fisik II – Memandang Wajah Sang Nabi Saw. Kehadiran kajian lanjutan ini seperti begitu ditunggu-tunggu oleh peserta, terlihat dari antusiasnya peserta menyimak kajian ini dan tentu melemparkan beberapa pertanyaan seputar Wajah Rasulullah Saw.

“Rasulullah sangat berwibawa, namun dengan wibawa beliau Rasulullah saw yang begitu besar, tidak menghalangi orang-orang untuk berkomunikasi/berinteraksi dengan beliau, semua orang bisa dengan mudah bertanya tentang masalah-masalah yang kecil hingga masalah yang besar kepada beliau, itulah kelebihan beliau Rasulullah saw.” terang Ustadz Asep Sobari di tengah-tengah materinya.
Dalam materinya, Alumni Universitas Madinah ini menjelaskan tentang bagaimana bentuk wajah, dahi, mata, detil wajah hingga senyumnya Rasulullah Saw secara terperinci. Dengan tetap mencantumkan sumber-sumber hadits yang dha’if, beliau menekankan bahwa dalam ilmu sejarah, hadits yang statusnya dha’if tidak bisa dengan mudahnya dibuang begitu saja, karena ada kaitannya dengan kerangka sejarah.

Wahdah Sholihah, seorang peserta yang berprofesi sebagai pengajar berpendapat bahwa “Ibarat puzzle yang sedang dimainkan, maka pengetahuan Syama’il yang semakin bertambah akan semakin membuat puzzle (pengetahuan utuh tentang Syama’il) itu segera selesai dan dipahami seutuhnya.” Dia juga berharap dengan mempelajari Syama’il dan Akhlaq Rasulullah Saw rasa rindunya kepada Beliau Saw tersampaikan kaarena dengan tegas dan jelas bisa membayangkan wajah Nabi Saw, tidak mengawang-awang.


Kajian Mabit SCI yang diadakan di Masjid Al-Hidayah, Menteng Dalam-Tebet ini berakhir di hari Sabtu pukul 6 pagi. Setelah sebelumnya peserta yang hadir melewati rangkaian acara dari Qiyamul Lail berjamaah hingga subuh berjamaah dan ditutup dengan kajian hadits yang masih disampaikan oleh Ustadz Asep Sobari, Lc.


KajianMabit SCI ini rutin dilangsungkan pada hari Jumat-Sabtu di minggu ke-3 setiap bulannya. Dengan tema yang akan terus berubah namun disampaikan dengan konsep kesinambungan dan fokus, maka akan sempurna jika dihadiri oleh lebih banyak peserta dan konsisten. Untuk itu, jangan lewatkan kajian Mabit SCI tiap bulannya. Informasi seputar kegiatan Sirah Community Indonesia lebih lanjut bisa dilihat melalui website www.sirahcommunity.com atau media sosial instagram, twitter & channel telegram: @sirahcommunity. (Aniel)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *