Satu dalam Kebenaran

Advetorial Gema Mulia ASI Center

Advetorial Gema Mulia ASI Center

Berita Dunia Tokoh

Ayatollah Khamenei Tewas: Serangan Udara AS-Israel Guncang Iran, 10 Pejabat Senior Ikut Tewas

Teheran, Sabtu 28 Februari 2026, pukul 21.47 waktu setempat — Serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel menghantam kompleks kediaman sekaligus kantor Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, saat ia tengah memimpin rapat rahasia bersama jajaran militer. Rudal presisi tinggi menghancurkan bangunan utama, menewaskan Khamenei dan sejumlah pejabat senior Iran.

Islamic Republic News Agency (IRNA) telah mengonfirmasi kematian Khamenei yang berusia 86 tahun, pada Minggu (1/3/2026) pagi,

Tampak Upacara Pemakaman – Tangkap Layar Video @TodayNews

Menurut laporan resmi, jenazah Khamenei ditemukan di bawah reruntuhan pada Minggu pagi, 29 Februari 2026. Serangan ini merupakan bagian dari operasi dekapitasi yang dirancang oleh CIA dan Mossad, setelah berbulan-bulan memantau pergerakan Khamenei.

Daftar Pejabat Tinggi Iran yang Tewas

  1. Mayor Jenderal Hossein Salami – Komandan Garda Revolusi Iran (IRGC)
  2. Brigadir Jenderal Esmail Qaani – Kepala Pasukan Quds
  3. Mohammad Bagheri – Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran
  4. Ali Shamkhani – Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran
  5. Gholamreza Soleimani – Komandan Basij
  6. Yadollah Javani – Wakil Kepala Intelijen IRGC
  7. Mohsen Rezaee – Mantan Komandan IRGC dan Wakil Presiden Bidang Ekonomi
  8. Ahmad Vahidi – Menteri Dalam Negeri Iran
  9. Hossein Amir-Abdollahian – Menteri Luar Negeri Iran
  10. Ali Khamenei – Pemimpin Tertinggi Iran

Kematian para tokoh kunci ini memicu guncangan politik terbesar di Iran sejak Revolusi 1979. Ketidakpastian menyelimuti masa depan negara tersebut, sementara ketegangan regional meningkat tajam. Presiden AS Donald Trump dan PM Israel Benjamin Netanyahu telah mengonfirmasi keterlibatan langsung militer mereka dalam operasi ini.

Media pemerintah Iran menyampaikan kabar duka dengan penuh emosi. Seorang penyiar televisi bahkan menangis saat membacakan pengumuman resmi, mencerminkan kesedihan mendalam yang dirasakan rakyat Iran.

 

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *