Satu dalam Kebenaran

Advetorial Gema Mulia ASI Center

Advetorial Gema Mulia ASI Center

Berita event

Kemenag Gelar Sakinah Fun Walk dan Luncurkan Kampanye Gas Pencatatan Nikah, Hadiah Umrah Menanti!

Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) RI kembali menghadirkan inovasi menarik dalam mendekatkan isu-isu keagamaan kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Pada Minggu, 6 Juli 2025 mendatang, Kemenag akan menggelar Sakinah Fun Walk sekaligus meluncurkan kampanye nasional bertajuk Gerakan Sadar Pencatatan Nikah (Gas Pencatatan Nikah).

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad

Berlangsung di kawasan Car Free Day Jakarta, kegiatan ini akan menempuh rute sepanjang 2,5 kilometer dengan titik start dan finish di halaman Kantor Kemenag RI, Jalan MH Thamrin. Peserta akan melewati sejumlah ikon Jakarta, seperti Bundaran Patung Kuda Monas dan Perempatan Sarinah. Waktu tempuh diperkirakan sekitar 30 menit.

Acara ini terbuka gratis untuk umum dan tidak memerlukan pendaftaran. Kemenag menargetkan kehadiran 1.000 peserta dari berbagai kalangan, termasuk generasi muda dan masyarakat umum. Para peserta berkesempatan mendapatkan doorprize menarik, seperti paket umrah, sepeda, dan berbagai suvenir eksklusif.

“Kegiatan ini gratis. Masyarakat cukup hadir langsung. Tidak hanya menyenangkan, tapi juga bermakna. Selain membawa pulang wawasan tentang pentingnya pencatatan nikah, peserta juga berpeluang membawa pulang hadiah umrah dan sepeda,” ujar Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, Kamis (3/7/2025).

Selain jalan santai, acara juga akan diramaikan oleh pertunjukan kreatif dari Recycle Percussion, grup musik unik yang menggunakan alat musik berbahan daur ulang seperti ember dan tong sampah. Penampilan ini menambah sentuhan keberlanjutan pada kegiatan bertema keislaman ini.

Peluncuran Gas Pencatatan Nikah menjadi momen penting dari acara ini. Kampanye ini bertujuan menghapus stigma negatif terhadap pernikahan yang banyak muncul di media sosial, seperti tagar #MarriageIsScary, #Childfree, dan #LivingTogetherBeforeMarriage.

Tak hanya itu, hadir pula sesi deep talk bersama penceramah muda Habib Ja’far, yang akan membagikan pemikiran inspiratif mengenai makna pernikahan dari perspektif spiritual dan sosial. Gaya komunikasinya yang santai dan relevan diyakini mampu menyentuh hati kalangan Gen-Z.

“Kami melihat kecenderungan generasi muda yang menghindari pernikahan atau memilih hidup bersama tanpa ikatan sah. Ini menjadi perhatian kami. Kampanye ini hadir untuk mengedukasi dengan pendekatan positif dan membangun,” pungkas Abu Rokhmad.

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Peaceful Muharam 2025 yang sudah berlangsung sejak 22 Juni lalu. Melalui kolaborasi antara edukasi, hiburan, dan gerakan sosial, Kemenag berharap mampu membangun kesadaran publik tentang pentingnya pernikahan yang tercatat secara sah dan legal.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *